Festival Pertunjukan Seni dan Tudang Sipulung

Ilustrasi.Int

Ilustrasi.Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Walikota Makassar, Danny Pomanto akan bersilaturahmi dengan ratusan seniman kota Makassar dari seluruh cabang kesenian, baik seniman tradisi maupun modern, dalam festival seni pertunjukan yang diisi dengan tudang sipulung, Senin 28 Maret 2016 di benteng Panyua atau Fort Rotterdam, Makassar.

“Target terpenting dalam kegaiatan ini adalah disepakatinya program kesenian yang akan diselenggarakan pemerintah kota Makassar, yang akan dilakoni para seniman Makassar, juga ada kelembagaan yang menfasilitasi seniman dan stakeholder pemerintahan,” ungkap Noval Makmur selaku koordinator acara, saat memeberikan keterangan persnya, Senin 28 Maret 2016.

Sebelumnya, proses ini dimulai dengan konsolidasi seniman yang terdiri dari beberapa komite seni, seperti seni rupa, seni sastra, teater, tari, multi media, musik, dan fotografi, yang membahas kebutuhan bagi perkembangan kesenian, khususnya turut mendukung program pemerintah Makassar Sombere menuju kota dunia.

“Kami mengusung tema Kebangkitan seni Budaya Makassar sebagai upaya mengembalikan kejayaan kota Makassar khususnya dalam kesenian dan mengangkat nilai-nilai budaya kota Makassar,” ungkap Bahar Merdhu, pegiat teater yang bertindak sebagai dewan pengarah dalam hajatan ini.

Secara teknis kegaiatan festival pertunjukan seni dan tudang sipulung ini akan difasilitasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Makassar, “Kami menjadi mediator, memfasilitasi pertemuan walikota dan seniman Makassar dalam gaya seniman,” ujar Rusmayani Madjid dihubungi terpisah.

Sementara itu Dany Pomanto mengapresiasi kegiatan ini, dan sejak awal menantang seniman-seniman Makassar untuk bisa membangkitkan kembali kesenian dan budaya Makassar. Ia pun berharap pada kegiatan tersebut akan ada penanda bangkitnya kesenian Makassar, “Saya berharap ada simbol-simbol penanda tersebut misalnya dengan pemakaian passapu,” harap Danny.

Kegiatan yang akan berlangsung pukul 19.00 malam ini akan menyuguhkan pagelaran seni tradisi, kreasi dan modern yang akan dihadiri seluruh seniman, dinas terkait, BUMN dan para pengusaha pariwisata.

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *