Musykom Ketiga Lapri Dihelat, Ini Kata Mantan Ketua

IMG_20160513_113023 (1)

Suasana pembukaan Musyawarah Komisariat (Musykom) Ke III Pikom IMM Lapri, STKIP Muhammadiyah Bone, Kampus D Lappariaja, Jumat 13/5/2016 | Dok

Bone, LiputanLIMA.com – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lappariaja, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP Muhammadiyah Bone, Kampus D Lappariaja, menggelar Musyawarah Komisariat (Musykom) angkatan ke III periode 2015-2016, Jumat (13/5/2016)

 Agenda tahunan di level Komisariat ini merupakan tahapan pergantian kepemimpinan periode selanjutnya, mengambil tema Regenerasi Kepemimpinan Yang Kontinuitas Berkemajuan.

Hadir dalam pembukaan, Pimpinan Cabang (PC) IMM Bone, serta puluhan kader dan pimpinan Komisariat.

“Melalui Musyawarah ini agar siapapun nantinya yang diberi amanah sebagai pemimpin mampu menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik,” ujar Ketua Umum PK IMM Lapri, Abd.Salam ketika memberikan sambutan.

Sebagai ketua Umum Salam, juga menyampaikan  permohonan  maaf kepada semua kader dan pimpinan, bila mana kata Salam saat menjalankan amanah satu tahun periode ada hal yang tak berkenan.

“Saya memohon maaf  bila mana dalam kepemimpinan saya sebagai ketua umum tidak mampu memaksimalkan program yang telah disusun dalam periode 1 tahun yang lalu, namun besar harapan untuk pimpinan ke depan agar bisa bekerja maksimal untuk IMM lapri yang amanah,” ungkap Salam.

Sementara itu Hasan Basri, mewakili Ketua Umum PC IMM Bone, menuturkan agar IMM Lappariaja tetap menjadikan IMM sebagai gerakan Dakwah baik di kampus maupun di lingkungan masyarakat

“Musyawarah ke-III ini memiliki agenda pokok untuk membahas laporan pertanggung jawaban pengurus IMM Komisariat Lappariaja periode 2015-2016 dan merumuskan arah kebijakan Komisariat satu periode ke depan,” papar Hasan.

Hasan menjelaskan bahwa, dengan adanya Musykom ini setidaknya komisariat telah melakukan beberapa hal, diantaranya regenerasi kepemimpinan, pertanggungjawaban publik tentang program-program yang telah terlaksana, serta perumusan arah kebijakan organisasi satu periode berikutnya dengan tetap merujuk pada aturan-aturan yang berlaku

“Agenda terakhir berupa pemilihan ketua umum Komisariat untuk periode selanjutnya. Sesuai dengan lokalitas yang selalu dipertahankan IMM, pemilihan ketua umum dalam musykom kali ini juga menggunakan prinsip kekeluargaan dan melalui jalur musyawarah mufakat,” jelasnya lagi.

Dikatakan bahwa pentingnya dinamisasi gerakan dan mutlaknya pergantian estafet organisasi maka mutlak pula diperlukan suatu penambahan atau pengembangan sayap sebagai wadah di tempat tertentu guna mempersiapkan dan mencetak kader-kader yang kapabilitas dan kredibilitas tinggi dalam menjalankan roda organisasi di masa yang akan datang.

Sekedar diketahui bahwa, IMM sebagai sebuah gerakan mahasiswa yang memproklamirkan diri untuk berkomitmen padatrisula perjuangan yaitu kemahasiswaan, kemasyarakatan dan keagamaan.

Jumardi | Citizen Journalism


Kirim naskah seputar organisasi Anda atau info kejadian menarik lainnya ke redaksi@liputanlima.com disertai dengan nama penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *