Anis Baswedan : Buat Apa Beli Komputer Kalau Hanya Untuk Ujian?

simulasi-un1

Untuk tahun ini, jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK meningkat drastis dibanding UN 2015 lalu. | Int

Jakarta, LiputanLIMA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) membuat persiapan pelaksanaan ujian menjadi lebih simpel karena tidak memerlukan pencetakan dan distribusi naskah soal. Selain itu ada beberapa manfaat yang diperoleh dari UN Berbasis Komputer itu, antara lain bisa menambah variasi soal dan mengurangi potensi kecurangan.

Untuk tahun ini, jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK meningkat drastis dibanding UN 2015 lalu. Pada UN 2015 hanya terdapat 554 sekolah penyelenggara UNBK, sedangkan pada UN 2016 terdapat 4.381 sekolah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah sekolah penyelenggara UNBK, yakni sebesar 800 persen.

Ia berharap, dalam jangka panjang seluruh sekolah di Indonesia secara bertahap juga bisa menyelenggarakan UNBK. Pengadaan komputer di sekolah-sekolah, lanjut Mendikbud, seharusnya ditujukan untuk proses pembelajaran berbasis komputer, atau komputerisasi, bukan sekadar untuk UNBK.

“Kita ingin proses pengadaan komputer di seluruh wilayah bukan hanya untuk UNBK, melainkan untuk belajar. Untuk apa beli komputer kalau hanya untuk ujian? Komputerisasi itu digunakan dalam pembelajaran. Bahwa nanti bisa dipakai untuk ujian, itu hal baik,” ujar Anis baru-baru ini melalui laman kemendikbud. Namun hanya di Yogyakarta menjadi provinsi penyelenggara UN Berbasis Komputer terbanyak.

Untuk kelancaran pelaksanaan UNBK, Anis Baswedan mengimbau semua pemerintah daerah yang menyelenggarakan UNBK melakukan koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di daerahnya masing-masing untuk memastikan tidak terjadinya pemadaman listrik saat UNBK berlangsung. Kemendikbud sendiri telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengamankan pelaksanaan UNBK, antara lain dengan PLN Pusat, Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *