LK-MI Bikin Diskusi untuk Wujudkan Generasi Berkarakter Tanpa Narkoba

Dok

Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LK-MI) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Pendidikn Irna Karya (Stikes Yapika) Cabang Gowa Raya (Cagora) Makassar Mengelar Dialog dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Pemuda, di Kampus Stikes Yapika, Kamis (28/4/2016).

Dengan Tema “Terwujudnya Genarasi Muda Indonesia Yang Cerdas, Berkarakter Tampa Narkoba”.

Dalam dialog tersebut menghadirkan narasumber yakni Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pamanto, Perwakilan Kepala Badan Narkotika Negara Rosnifai, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar Dr Roslyani Abu Bakar, Muh Irwan dan Rektorat Research Narkotika Kapolda Kompol Kamaluddin.

Dalam Sambutan, Danny Pamanto menjelaskan Dampak pengaruh negatif kepada para pemakai dalam hal ini adalah akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya.

“Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya, tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw),” tuturnya.

Lebih jauh Danny menjelaskan Pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada para pemuda pelajar genereasi penerus bangsa. Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak kedalam lingkaran setan narkotika ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap sehingga perbuatan tercela seperti ini pun akhirnya mereka jalani.

“Oleh karena itu mulai saat ini kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri,” jelasnya.

Dengan berbagai upaya cara untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan narkotika mari kita jaga dan awasi anak didik kita dari bahaya narkoba tersebut, harapan  Danny

Direktur Utama LKMI, Muh Faisal mengatakan kegiatan ini memang sengaja pihak kami selenggarakan karna melihat generasi sekarang yang sudah banyak yang terhegomoni bahkan dijadikan narkoba ini suatu budaya di kalangan pemuda/pemudi.

“Tentu hal yang seperti ini akan mencederai generasi bangsa indonesia, hal yang seperti inilah yang pihak kami tidak inginkan,” tutur Faisal

Selai itu, Faisal dan Hasrat menjelaskan melihat maraknya narkoba di sekelilin kita, perlu kita sadari bersama bahwa kemajuan negara indonesia tentu tak mesti harus ternodai hal-hal yang berbau narkotika.

“Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat perlu juga berperang penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat,” Harapan Faisal dan Hasrat selaku ketua Panitia.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *