Pendidikan Advokat Peradi-Fakultas Syariah UIN Alauddin Resmi Dibuka

Dekan Fakultas Syariah, Prof Darussalam saat memberikan sambutan pada pembukaan PKPA di Training Centre UIN Alauddin, Jumat (27/5/2016) | Saefullah

Dekan Fakultas Syariah, Prof Darussalam saat memberikan sambutan pada pembukaan PKPA di Training Centre UIN Alauddin, Jumat (27/5/2016) | Saefullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) oleh perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) bekerja sama dengan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar resmi dibuka, Jum’at (27/5/2016).

Ketua pelaksana kegiatan, Rahman Samsuddin menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai UU No 18 tahun 2003 tentang advokat. Dimana syarat untuk menjadi Advokat harus mengikuti pendidikan khusus profesi seperti ini.

“Kami berharap, semoga kedepannya bisa berlanjut dan semua yang mengikutinya bisa memiliki skill profesi advokat,” harap sekretaris jurusan Ilmu Hukum UIN Alauddin ini di depan 40 orang peserta.

Kegiatan PKPA sendiri sudah menjadi agenda rutin pada hampir semua kampus di Makassar. Hal tersebut diungkapkan Ketua Peradi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Makassar, Jamil Misbach.

“Sehingga di beberapa kampus di Makassar serentak melaksanakan pendidikan advokat, termasuk kampus Saweri Gading, dan UIT,” jelas Jamil saat memberikan sambutan pada kegiatan yang diadakan di Training Centre UIN Alauddin.

Jamil menambahkan, PKPA merupakan kegiatan penting untuk sarjana hukum atau sarjana hukum Syariah dan sederajat. Pelatihan ini pun tidak mengenal usia.

“Bahkan pernah saya menguji calon advokat umurnya sudah lebih 60 tahun dan diantara mereka ada yang sudah menjadi jaksa, pensiunan dari kepolisian mereka ikut tes advokat untuk mencari kesibukan,” tambah dia.

“Dalam PKPA ini kita akan belajar tentang hukum acara letigasi dan keterampilan sebagai tambahan dari kurikulum yang telah direncanakan sebelumnya, sehingga bisa menambah pengetahuan luar, seperti profesi hukum islam atau tambahan lainnya,” sambung Jamil.

Pembukaan kegiatan itu juga dihadiri dekan Fakultas Syariah UIN Alauddin, Prof Darussalam.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *