Momen Perpisahan, Mahasiswa IH UIN Bukber Bersama Tunanetra

Ketua Kompak, Alif Sulfakar berjabat tangan dengan ketua yayasan Yukatuni, Usman Hafidhz saat memberikan sumbangan kepada Panti guna bina karya, jalan tamangngapa, antang, makassar, kamis 23/6/2016, Sore.

Ketua Kompak, Alif Sulfakar berjabat tangan dengan ketua yayasan Yukatuni, Usman Hafidhz saat memberikan sumbangan kepada Panti guna bina karya, jalan tamangngapa, antang, makassar, Kamis (23/6/2016) | Dok

Makassar, LiputanLIMA.com – Berbagi bersama demi kemanusiaan, tema yang diusung oleh mahasiswa jurusan Ilmu Hukum (IH) E angkatan 2013 saat mengadakan buka bersama (Bukber) di Yayasan Usaha Karya Tunanetra Indonesia (Yukartuni), jalan Tamangngapa, Antang, Makassar, Kamis (23/6/2016).

Mereka merupakan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar yang teragabung dalam Komunitas Mahasiswa Peduli Anak dan Ke-perempuanan (Kompak) di ketuai oleh Alif Sulfakar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai momen perpisahan pasca melaksanakan ujian akhir semester enam yang bertepatan dengan bulan ramadan. Sekira tiga puluh orang mahasiswa IH meramaikan kegiatan tersebut.

Muhammad Nurichsan yang dipercayakan untuk mengarahkan jalannya acara tersebut bersyukur lantaran mulai dari awal kegiatannya berjalan seakan tak ada kendala yang ditemukan, karena jauh sebelumnya pihaknya telah mempersiapkan dengan matang.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar, semuanya aman tampa ada satupun hambatan yang kita temukan, sejak kita datang hingga saat ini,” ungkap ketua Himpunan Mahasiswa (HMJ) Jurusan Ilmu FSH, usai shalat magrib sebelum pulang.

Ia kemudian berterimah kasih kepada ketua Yayasan Panti Guna Bina Karya (PGBK), Usman Hafidhz yang telah menerimanya untuk bekerjasama dalam pelaksanaan acara bukber bersama beberapa tunanetra yang ada di Yayasan yang diasuhnya.

Sebelum pulang usai melaksanakan Bukber, meraka memberikan beberapa jenis sumbangan yang dikemas dalam kardus, diserahkan langsung kepada ketua Yayasan, diserahkan oleh ketua Kompak, Alif Sulfakar secara simbolis dengan melakukan foto bersama.

Sebagai ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Jono mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas kedatangan mereka di tempatnya, ini adalah salah satu bukti bahwa masih ada genereasi muda yang peduli dengannya.

“Walau pun banyak anak muda yang keluyuran diluar sana, tapi saya masih sering menemukan anak-anak mudah yang masih punya kepedulian. Semangat berbagi perlu ditanamkan pada masa mudah agar bisa menumbuhkan pelajaran untuk dimasa akan datang,” ungkap Jono saat mewakili ketua Yukatuni menyampaikan sepata kata.

Pria kelahiran Selayar itu berharap kegiatan yang dihelat oleh Komunitas baru didirikan oleh jurusan IH E di FSH UIN Alauddin Makassar tersebut tidak hanya datang pada hari ini saja, tapi tetap berlajut ditahun-tahun berikutnya atau bisa datang walaupun bukan bulan Ramdhan.

“Semoga ini dapat terselenggaran ditahun akan datang dan bisa menjadi virus bagi anak muda yang ada diluar sana yang masih belum tergerak hatinya,” pungkas Jono salah seorang tunanetra yang juga sebagai guru, sudah dua tahun mengajar di Yayasan tersebut.

(Saefullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *