Hari Buruh, Tarif Listrik Naik

LiputanLIMA.com– Mulai hari ini (1/5/2017), tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA kembali naik. TDL yang mesti dibayar 19 juta pelanggan itu kini naik Rp 329 per kWh menjadi Rp 1.352. Sesuai Permen ESDM 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan PLN, disebutkan penyesuaian bulan ini merupakan yang terakhir.

Setelah itu, masyarakat yang masih menggunakan listrik daya 900 VA nonsubsidi, tarifnya disesuaikan dengan harga keekonomian.

Saat ini, tarif pelanggan rumah tangga nonsubsidi adalah Rp 1.467,28 per kWh. Itu berarti pengguna daya 900 VA kembali merasakan kenaikan tarif.

Namun, itu tidak termasuk tiga tahap penyesuaian yang berjalan sejak Januari, Maret, dan Mei. Angkanya bergantung pada tarif baru yang berlaku pada Juli, karena nanti tarifnya sama dengan golongan 1.300 VA.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, proses penyesuain tarif sampai tahap akhir berjalan lancar.

Tidak ada resistensi yang berarti karena masyarakat mampu sudah mengerti pentingnya subsidi tepat sasaran.

’’Subsidi listrik 2016 mencapai Rp 60,44 triliun. Dengan subsidi tepat sasaran diharapkan pada 2017 bisa ditekan menjadi Rp 45 triliun,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (30/4/2017).

Kenaikan tarif listrik ini bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan beberapa waktu lalu. Jonan memastikan Pemerintah tarif listrik tidak akan naik dalam jangka waktu tiga bulan ke depan. Ini merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan harga murah.

Menurut Jonan, Presiden Jokowi tidak ingin tarif listrik naik setiap tahun atau tiga bulan sekali. “Jadi April sampai Juni (2017) tarif listrik tidak naik,” kata dia di Jakarta, Jumat (24/3/2017) lalu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *