Penguatan Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak

 

Ilustrasi. Int

Ilustrasi. Int

Oleh : Darmawati, SPdI MHI

Berbicara tentang pendidikan anak tidaklah lepas dari peran keluarga. Sebelum kita mengkaji lebih dalam bagaimana peran keluarga terhadap pendidikan anak, terlebih dahulu penulis ingin memaparkan apa definisi keluarga ditinjau dari aspek sosiologi dan fiqih.

Keluarga merupakan konsep yang bersifat multidimensi, para ilmuwan social berbeda pendapat mengenai rumusan definisi keluarga yang bersifat universal. Salah satu ilmuwan yang permulaan mengkaji keluarga adalah George Mudrock, dalam bukunya Social Structure, menguraikan bahwa keluarga merupakan kelompok sosial yang memiliki karakteristik tinggal bersama, terdapat kerja sama ekonomi, dan terjadi proses reproduksi (Mudrock, 1965).

Keluarga dalam konsep Islam adalah satuan kerabat yang mendasar terdiri dari suami, isteri dan anak – anak. Keluarga dalam pandangan Islam memiliki nilai yang tidak kecil.

Bahkan Islam menaruh perhatian besar terhadap kehidupan keluarga degan meletakkan kaidah-kaidah yang arif guna memelihara kehidupan keluarga dari ketidak harmonisan dan kehancuran.

Definisi yang berbeda cermat penulis bahwa keluarga adalah rumah tangga yang memiliki hubungan darah atau perkawinan yang menyediakan terselanggaranya fungsi-fungsi instrumental, mendasar dan fungsi-fungsi ekspresif keluarga bagi para anggotanya yang berada dalam satu jaringan.

Dengan demikian untuk mencapai fungsi atau bentuk keluarga sebagai mahluk Tuhan adalah sebagai mahluk yang bersifat individu sekaligus mahluk social yang memiliki kecenderungan hidup untuk hidup berkelompok dan berkeluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *