Manusia Spritual

 

Ilustrasi | Int

Ilustrasi | Int

Oleh: Usman Jasad

Manusia sejatinya adalah makhluk spritual yang hanya numpang lewat di alam dunia dan supaya bisa dikenali ia dibungkus dengan jasad berupa daging dan tulang.

Pada akhirnya manusia akan meninggalkan ‘pembungkusnya’ itu dan kembali kepada asal muasalnya yaitu alam spritual. Daging dan tulang akan musnah dimakan tanah, namun ruh-spritual manusia menjadi kekal dan abadi.

Makanya mati bukanlah berhenti bernafas, tetapi mati adalah berpisahnya antara jasad dengan ruh. Di dunia ini sebagian orang hanya asyik merawat ‘pembungkusnya’ berupa jasmani dan melupakan ‘isinya’ yaitu ruh dan spritualitas.

Padahal spritualitas inilah diri manusia yang sebenarnya. Tingkat peradaban manusia bukan hanya diukur melalui kemajuan fisik, tetapi yang lebih penting adalah kemajuan spritual.

Karena itu, jangan hanya memberi makan jasmani Anda, tetapi berikanlah juga makan kepada rohani Anda. Bukan hanya tubuhmu secara fisik yang membutuhkan makanan, tetapi juga tubuhmu secara spritual.

Makanan spritual itu bukan berupa makanan dan minuman tetapi berupa pikiran dan perasaan positif. Dengan begitu, Anda akan menjadi manusia spritual.

Ada kebanggaan bagi seseorang yang mendapatkan Surat Tugas dari seorang Presiden. Begitu juga, ada kehormatan yang dirasakan oleh para legislator karena mendapat mandat sebagai wakil rakyat.

Tahukah Anda bahwa manusia mendapat Surat Tugas dari Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi. Sadarkah Anda bahwa manusia mendapat mandat khusus untuk mewakili Tuhan di dunia ini. Manusia yang dimaksud adalah manusia spritual.

Untuk itu, jadilah manusia spritual yang diberikan tugas khusus oleh Allah untuk memakmurkan bumi ini. Jadilah manusia spritual yang diberikan mandat oleh Allah untuk membawa rahmat bagi seluruh umar manusia.

Usman JasadPenulis adalah Dosen UIN Alauddin Makassar.

2 Comments

Mustafa Majja'pi S.Pd, MH.

Assalamu Alaikum Wr.wb., Sekedar ingin bertanya alamat email untuk mengiri opini ke LiputanLIMA?

Reply
Mustafa Majja'pi S.Pd, MH.

Assalamu Alaikum Wr.wb., Sekedar ingin bertanya alamat email untuk mengirim opini ke LiputanLIMA?

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *