Dari 10 Pasangan Subur, Baru Tujuh Pakai KB di Makassar

Ilustrasi-peeluniforms.com_

Ilustrasi pasangan usia subur yang melakukan program keluarga berencana (KB) | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Makassar merupakan salah satu kota yang berpenduduk padat. Olehnya itu, Pemerintah kota Makassar menargetkan pasangan usia subur untuk melakukan program Keluarga Berencana (KB).

Pelayanan KB dan kesehatan di Makassar tahun 2015, peserta KB baru sebanyak 38.840 akseptor atau 153,84% dari 25.247 target yang ditetapkan. Jumlah peserta KB aktif sampai Desember 2015 sebesar 121.892 akseptor atau 69,31% dari 175.857 pasangan usia subur (PUS), kondisi ini menggambarkan dari setiap 10 PUS di Makassar terdapat tujuh pasang yang telah mengikuti program KB.

“Capaian tersebut memberikan dampak yang sangat menggembirakan terhadap penurunan Total Fertility Rate (TFR) di kota Makassar yang mencapai 1,95%. Capaian ini menempatkan Makassar pada posisi teratas dalam penurunan TFR,” terang Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ketika mendampingi Tim Penilai Lomba PKK Keluarga Berencana (KB) Kesehatan saat melakukan penilaian di Kelurahan Maricayya Selatan, Kecamatan Mamajang, Selasa, (5/04/2016).

Cakupan pelayanan kesehatan dari tahun ke tahun baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggalnya telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Pun demikian dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumah tangga memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Hal itu ditunjukkan dengan menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) dari 16/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2009 turun menjadi 11,8/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2010.

Angka prevalensi gizi kurang dari 15,35% pada tahun 2009 menjadi 14,54% pada tahun 2010 serta angka prevalensi gizi buruk dari 3,24% tahun 2009 turun menjadi 3,07% pada tahun 2010.

“Mengikuti KB menjadi kebutuhan keluarga. Peserta KB aktif di Makassar tujuh dari 10 pasangan usia subur. Itu luar biasa,” ungkap Rahmawati, Pimpinan TP PKK Pusat ketika ikut dalam rombongan Danny.
(Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *