Bentrok Lagi, UIN Liburkan Dua Fakultas yang Terlibat

329f6d40-bcd7-4487-992d-4e621a5f7594

Wakil Rektor (Warek) III UIN, Prof St Aisyah Kara di tengah perwakilan dari Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah | Ruslan

Gowa, LiputanLIMA.com – Pasca bentrok kemarin sore yang terjadi sekitar pukul 16:30  Selasa (12/04/2016) antara Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah Universitas Islam Negri (UIN) Alauddin Makssar yang berunjung pada  penandatanganan surat pernyataan damai antara kedua pihak dan birokrasi kampus, ternyata tidak membuahkan hasil.

Pasalnya, bentrok susulan antara Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar, terjadi kembali sekitar pukul 14:00, Rabu (13/04/2016).

Wakil Rektor (Warek) III UIN, Prof St Aisyah Kara menjelaskan, ini adalah bentrokan susulan antara dua Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah.

“Dari bentrokan ini kami meliburkan Fakultas Saintek dan Fakultas Syariah sampai hari Jumat. Kami kembali melakukan negosiasi antara kedua pihak, dan kita berdoa semoga tidak ada lagi bentrokan susulan selanjutnya,”ujarnya.

(Ruslan/Suryani Musi)

One Comment

kamaruddin

Inilah lesuh,resah,perih,pedihnya UIN yg tdk sepantasnya dipertontonkan sebab ini adalah settingan tdk kita ketahui dari mana asalnya entahlah itu dr pimpinan birokrasi yg saling mau mencederai satu sama lain, Atas nama jabatan atau kursi yg d.perebutkan. Ataukah dr pihak media yg tak tau mau input berita apa. Dan ataukah tidak adanya ruang2 yg d.miliki oleh mahasiswa itu sendiri..??? Hingga pada akhir terjadi kongkalikong dan tanda tanya dipertontonkan.
Jika kampus UIN itu visinya peradaban dan misinya mencerdaskan maka jgn ada kepentingan tertentu tp UIN hanya butuh pengabdian yg suci.

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *