Hujan Deras, Panggung yang Dipakai Gubernur Sultra Ambruk

120067_panggung-konser-roboh-di-indiana--as-_641_452

Ilustrasi panggung ambruk | Int

Kolaka, LiputanLIMA.com – Panggung penghormatan yang digunakan Gubernur Sulawesi Tenggara  (Sultra), rubuh akibat derasnya hujan yang terus menguyur kabupaten Kolaka.

Panggung penghormatan tersebutdigunakan Gubernur, bersama ketua tim penggerak PKK Sultra, Tina Nur Alam dan Bupati Kolaka H Ahmad Safei saat ingin menerima barisan karnaval.

Tenda yang digunakan untuk para pejabat tinggi tersebut tidak bisa menahan kumpulan air yang dan menyebabkan tiang penyangga panggung tersebut rubuh dan akhirnya menimpa para pejabat yang ada di bawahnya.

Rubuhnya panggung terjadi sekitar pukul 15.31 wita di saat rombongan kabupaten Muna melewati panggung penghormatan. Tenda panggung rubuh ‎dan menimpa Gubernur dan semua orang yang ada di atas panggung.

Gubernur Sultra, Nur Alam bersama istrinya dan Bupati dan walikota menyelamatkan diri dengan melompat  dari dari atas panggung. Alhasil mereka terguyur hujan dan kebasahan.

Musibah rubuhnya panggung tersebut tidak membuat karnaval tenun itu dibubarkan melainkan  tetap berlanjut.  Sang Gubernur Sultra didampingi Bupati Kolaka,  dan beberapa Bupati lainnya tetap  menerima peserta karnaval dengan berdiri di depan panggung penghormatan yang sudah rubuh, sambil didampingi oleh ajudannya masing-masing.

Sedangkan para istri bupati atau walikota diamankan ke tempat yang lebih aman tanpa didamppingi oleh suami mereka .

Tina Nur Alam yang juga Anggota DPR RI ternyata juga menjadi korban runtuhnya panggung penghormatan tersebut sehingga ia juga diamankan ketempat para istri bupati atau walikota berada, Sabtu (23/4/2016).

Andi Sritinah DN | Citizen Journalism


Kirim berita seputar organisasi atau info kejadian menarik lainnya ke redaksi@liputanlima.com disertai dengan nama penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *