Bersembunyi 6 Tahun, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap di BTP

20160426114147

Ir Muhammad Yunus Guzasial (MYG) pada akhirnya tertangkap juga setelah bersembunyi selama enam tahun di Makassar | Saifullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Salah seorang buronan pelaku korupsi bersembunyi selama enam tahun akhirnya sukses ditangkap oleh dua orang dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bau-Bau didampingi beberpa orang dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar Selasa (26/42016).

Ir Muhammad Yunus Guzasial (MYG) pada waktu itu sebagai kontraktor dalam pengerjaan pembangunan gedung kantor Bupati Bombana, meninggalkan rumahnya di Kendari setelah mendengarkan dirinya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) bidang tindak pidana korupsi Kendari Sulawesi Tenggara.

Pada sidang awal dipengadilan Negeri, Muhammad Yunus Guzaisal sempat divonis bebas karena dianggap tidak melakukan pelanggaran hukum oleh majelis hakim Tipikor.

Merasa tidak menemukan keadilan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) lawan berperkara MYG, mengajukan kasasi di PT Kendari.

Di Pengadilan kasasi ditemukan ada pelanggaran perbuatan hukum oleh majelis hakim.

“Sehingga divonis hukuman empat tahun penjara setelah pihak kejaksaan melakukan kasasi di pengadilan tinggi,” jelas Hendra Busrian.

Pada satulah, kata Hendra dia meninggalkan rumahnya di Kendari dan bersembunyi di Makassar.

“Dia ditangkap sekitar jam 9:30 tadi pagi kita datangi rumah di BTP dan melakukan negosiasi, sebelum penangkapan. Namun, ia meninggalkan rumah dan ditemukan di jalan,” ungkap Hendra.

Setelah penangkapan, MYG pun dibawa ke Kejati Sulselbar kemudian diantar ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sari siang tadi. Terkait apakah dia akan dipindahkan ke Lapas Kendari, Kepala seksi bidang tindak pidana khusus (Kasipidsus) Kejari Baubau belum tahu.

“Nanti kita lihat kondisi dulu,” pungkasnya.

(Saifullah/Suryani Musi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *