Tak Ada Anggaran, Ketua Komisi Informasi Bulukumba Mau Jual Ginjal

Ahmad Gazali, Ketua KIP Bulukumba

Ahmad Gazali, Ketua KIPP Bulukumba.

Bulukumba, LiputanLIMA.com – Ketua Komisi Informasi dan Partisipasi Publik (KIPP) Bulukumba, Ahmad Gazali menjajakan Ginjalnya di media sosial Facebook. Melalui akun Facebook miliknya, Ahmad berniat menjual ginjalnya disebabkan kurangnya support anggaran dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Kepada LiputanLIMA.com, Ahmad membenarkan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak memperoleh anggaran untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi KIPP. “Untuk honor komisioner memang ada. Tapi kami mau kerja. Bukan sekedar dapat honor,” papar aktifis Bulukumba, Senin, (10/10/2016).

Demi wujudkan pemerintahan yang bersih ,keren terdepan, menurut Ahmad, salah satu indikatornya adalah transparansi anggaran dan keterbukaan informasi serta keiklasan dan ketulusan
Melayani Rakyat.

“Kami hadir atas komitmen tersebut,”ujarnya lagi.

Namun dalam perjalanannya, KIPP mendapat kendala yang luar biasa, karena belum menemukan dukungan anggaran serta fasilitas yang memadai dalam melaksanakan peran dan fungsi KIPP.

Olehnya, Ahmad berharap ada respon positif dari DPRD dan Bupati, agar lembaga ini dapat berjalan efektif.

“Tapi bila mana tidak mendapat respon, Saya siap jual ginjal saya, guna membiayai lembaga ini untuk 2 tahun kedepan,”tegas Ahmad.

KIPP adalah lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa informasi di Bulukumba. Lembaga ini sempat menjadi lembaga percontohan di Indonesia atas keterbukaan dan transparansi informasi. KIPP dibentuk semasa Zainuddin Hasan menjabat Bupati Bulukumba dan masih menyisakan dua tahun kepengurusan. (Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *