Tiga Adiknya Gabung Syamsari, Nojeng: Saya Tidak Kenal Nepotisme

img-20160219-wa0019

Pilihan politik memang susah ditebak. Bahkan, terkadang mengabaikan hubungan darah. Hal ini terjadi pada para putra putri mantan Bupati Takalar dua periode, almarhum Ibrahim Rewa. Di Pilkada Takalar kali ini, keluarga besar Ibrahim Rewa diwakili dua orang yang keduanya bertarung sebagai wakil bupati. Nasir Ibrahim alias Nojeng merupakan putra sulung almarhum dan Ahmad Se’re alias Haji De’de merupakan menantu atau ipar dari Nojeng.
Melalui rilis dari tim Syamsari Kitta – Haji De’de (SK-HD) disampaikan bahwa tiga orang adik Nojeng memilih bergabung ke barisan pemenangan paslon nomor urut 2 tersebut. Mereka adalah Yasin Ibrahim, Megawati Ibrahim dan Suhartini Ibrahim.

Ketiganya memiliki alasan berbeda dalam memutuskan pilihan. “Rata rata mereka kecewa dengan kepemimpinan petahana selama ini,”tulis Hairil Anwar, Juru Bicara SK-HD, Senin (14/11/2016). Umumnya, menurut Hairil karena kepentingan keluarga besar Ibrahim Rewa terabaikan selama Nojeng menjabat Wakil Bupati Takalar.
“Pak Yasin dinonjobkan. Keluarga yang lain dimutasi dan ditempatkan dalam satu dinas.”tambah Hairil.
Menanggapi kabar tersebut, Nasir Ibrahim melalui Juru bicara pasangan nomor urut 1, Makmur Mustakim menjelaskan bahwa Nojeng cukup santai atas situasi ini. “Beliau cuma bilang, bahwa dalam memimpin tidak boleh ada nepotisme. Semua harus berdasarkan kompetensi,”ujarnya. Nojeng menurut Makmur bahkan menyampaikan istrinya saja yang memenuhi syarat menjabat kepala dinas, diabaikan karena masih ada yang lain lebih punya kemampuan. “Keberpihakan adik adik beliau, kami yakin tidak berpengaruh pada basis suara Ibrahim Rewa. Itu tergambar di Pilkada lalu dengan kondisi yang sama,”demikian Makmur.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *