PKS Tak Mau Gabung Pansus Penyelamatan Lahan, Pimpinan DPRD Takalar Kecewa

images-1

Takalar, LiputanLIMA– Pimpinan DPRD Takalar hari ini, Selasa (22/11/2016) menggelar rapat pimpinan fraksi diperluas yang di pimpin langsung oleh ketua DPRD Takalar H. Jabir Bonto. Rapat ini dihadiri oleh 5 dari 6 fraksi di DPRD Takalar dengan agenda pemasukan nama nama perwakilan fraksi sebagai anggota Pansus Penyelamatan Lahan. Diketahui, DPRD Takalar membentuk Pansus sebagai bentuk akomodasi aspirasi masyarakat Mangarabombang dan masyarakat Kepulauan Tanakeke yang mendesak DPRD Memperjelas status dan kedudukan lahan mereka. Masyarakat tersebut menganggap lahan pencadangan transmigrasi berdasarkan SK Gubernur nomor 451/V/2007 tentang pencadangan transmigrasi berimbas pada kepemilikan hak atas tanah mereka.

Adapun fraksi yang menolak adalah Fraksi PKS. Fraksi ini tidak merekomendasi nama anggota pansus dan tidak menghadiri rapat ini. Ketua DPRD Takalar, Jabir Bonto mengungkapkan kekecewaannya. Jabir merasa kecewa lantaran sikap fraksi PKS seolah mengabaikan kepentingan rakyat. “Pansus ini merupakan sarana membantu masyarakat untuk memperjelas kedudukan lahan masyarakat yg ada di laikang Marbo, Tanakeke Mappakasunggu, dan Komara Polut,”papar Jabir. Politisi Golkar ini berharap melalui pansus bisa mencapai kejelasan status tanah yang ada dalam kawasan pencadangan tersebut. “Apakah benar statusnya tanah negara atau bukan?”, tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *