Ziaurrahman Mustari: KPU Takalar Mestinya Tidak Mengancam Tunda Pilkada

fb_img_1480576517538

Ziaurrahman Mustari, Mantan Komisioner KPU Sulsel

Takalar, LiputanLIMA– Mantan Komisioner KPU Provinsi Sulawesi selatan, Ziurrahman Mustari memberikan pendapatnya soal kekurangan anggaran Pillada yang diklaim KPUD Takalar. Sebelumnya, KPUD Takalar menyebut kekurangan anggaran sebesar 7,8 Milyar pelaksanaan Pilkada Takalar 15 Februari 2017 mendatang.
“Sebenarnya, tidak boleh ada istilah penambahan anggaran. Karena diawal penyelanggaraan Pilkada ini KPU dan Pemda sudah menandatangani yang namanya naskah perjanjian hibah daerah (NPHD),” Kata Mantan Komisioner KPUD Takalar saat ditemui di Warkop Tua Muda, Kabupaten Takalar ,Kamis (1/12/2016).

Ziaur menambahkan bahwa NPHD inilah yang menjadi rujukan, apakah 10 milyar atau 15 milyar  atau berapa banyaknya. “Kalau misalnya sudah ditanda tangani 10 milyar maka kewajiban derah itu hanya 10 milyar tetapi kalau yang ditanda tangani awalnya 15 milyar tentu kewajiban daerah pemerintah daerah menyiapkan 15 milyar.”tambahnya.

Meski demikian, menurut Ziaur, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ini bukan juga harga mati bahwa seluruhnya dibelanjakan sesuai dengan NPHD, karena memuat yang namanya Rencana Kerja Anggaran (RKA) atau estimasi Penggunaan Anggaran.

Ia menjelaskan, jika didalam RKA Misalnya 15 Milyar itu disebut ada calon perseorangan, tujuh pasangan calon tentu estimasinya sampai 15 milyar. “Tetapi ketika tidak ada calon perseorangan dan pasangan calon juga cuma dua, maka tentu pembiayaan semakin sedikit, sehingga logikanya dan seharusnya pembiayaan semakin rendah,” jelas Ziaurrahman.

Ziurrahman mengungkapkan, dirinya juga prihatin membaca pemberitaan di media, soal pernyataan KPUD yang mengancam akan menghentikan tahapan pilkada.

“Tidak boleh itu, karena diawal KPU sudah setuju dengan NPHD sekian, apakah 10 atau 15 milyar, tidak boleh dipertengahan anda mengancam untuk meghentikan karena sudah tanda tangan dari awal,” tegasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *