Polda Selidiki CPI, Kopel: Setahu Kami Ditangani KPK

Makassar, LiputanLIMA.com- Sekaitan pernyataan pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel yang melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran lingkungan pada proyek reklamasi Centra Poin Indonesia (CPI) di Pantai Losari Makassar mendapat tanggapan dari Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia. Untuk diketahui, Kopel adalah salah satu lembaga yang mendorong dugaan pelanggaran di proyek reklamasi CPI ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kordinator Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah mengaku kaget mendengar kabar dari Polda tersebut.

“Jangan jangan ini skenario saja. Kasus ini juga sempat terjadi hal yang sama tahun kemarin,”kata Syamsuddin, Selasa (28/3/2017) malam. Saat itu, menurut Syamsuddin, pihaknya melakukan kordinasi ke KPK soal progres penanganan kasus CPI. Tiba tiba Kejaksaan malah jumpa pers dan menyatakan sudah melakukan penyelidikan dan lain lain. “Tapi belakangan tiarap. Saya mencium ini strategi pengalihan isu saja oleh Polda seperti yang terjadi sebelum sebelumnya. Yang perlu diketahui, sekarang ini kasusnya sedang dalam penanganan KPK.”jelasnya.

Kopel mengingatkan bahwa  Ada kesepahaman bersama institusi penegak hukum. Bila kasusnya sudah ditangani KPK, maka institusi lain tidak boleh melakukan penanganan. “Begitu juga sebaliknya. Jangan sampai ada yang ingin membuat kasus ini masuk angin lagi,”tukasnya.

Desain Centre Point of Indonesia

Dalam dua hari terakhir, isu yang beredar pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin kemarin (27/3/2017) berada di kota Makassar. Kedatangan KPK disinyalir guna pemeriksaan kasus CPI Makassar di kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Proyek reklamasi CPI seluas 12 Ha tersebut diduga terjadi dampak perubahan lingkungan. Selain diduga merusak ekosistem bawah laut juga membuat perubahan pada garis pantai. Tak hanya itu juga akan mengancam terjadinya abrasi secara massal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.