Orang Tua Tidak Siap Amputasi, Kanker Tulang Bocah Jeneponto Makin Membesar

Takalar, LiputanLIMA.com- Nasib malang menimpa Almukfirah. Bocah berusia 7 tahun asal Jeneponto divonis menderita penyakit kanker tulang. Kini, Fira terbaring lemas di RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Sebelumnya, Fira telah dirawat di RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto sejak lima hari terakhir.

Lutut kiri bagian atas Fira nampak bengkak seukuran bola kaki. Pihak RSUD menyatakan belum bisa mengambil tindakan apapun disebabkan karena belum mendapatkan restu dari orang tua Fira.

Mulyadi, ayah Fira menjelaskan bahwa kanker tersebut diawali dengan bengkak biasa. “Bengkak kecil ji pertama. Sekitar bukan Oktober tahun lalu,”ujarnya dengan mata berkaca kaca, Rabu (29/3/2017).

Pria yang berprofesi sebagai tukang batu tersebut menambahkan bahwa saat itu Dokter telah meminta untuk dilakukan amputasi. Namun, Mulyadi mengaku tidak tega melihat anaknya cacat. “Tidak tega ka pak liat anakku berkaki satu,”ujarnya terisak. Selain itu, pihak Mulyadi juga memperhitungkan biaya yang dibutuhkan ketika operasi dilakukan. “Lagian pak, dimanaka mau ambil biaya operasi,”tukas Mulyadi.

Sementara itu, Direktur RSUD Padjonga Dg Ngalle, dr. Nilal Fauziah menyatakan pihaknya terus berupaya untuk meyakinkan orang tua Fira untuk melakukan amputasi. “Kami sudah komunikasikan dengan orang tuanya. Kalau tidak diamputasi, bisa menjalar ke organ tubuh yang lain,”jelas Nilal.

“Jadi saat ini kami hanya melakukan terapi supportive sambil menunggu restu orang tuanya,”urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.