Waspada !!! Mantan Pimpinan KPK Ditugaskan Awasi Penggunaan Dana Desa

JAKARTA, LiputanLIMA.com- Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, melantik mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto, sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa, di Kantor Kalibata, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Dalam menjalankan tugasnya, Menteri Eko menekankan agar upaya pencegahan dan pengawasan penggunaan dana desa menjadi peran utama Satgas Dana Desa.

“Satgas Dana Desa bukan untuk menangkap kepala desa. Satgas ini berperan untuk membantu para kepala desa supaya bisa menjalankan tugas sesuai yang diamanatkan undang-undang,” kata Eko Sandjojo.

Satgas Dana Desa, kata Mendes, juga harus punya kemampuan untuk bekerja sama dengan para kepala daerah dan 19 kementerian/lembaga yang memiliki irisan program percepatan pembangunan desa.

Selain itu, Satgas Dana Desa juga akan membantu merumuskan kebijakan dan pengawasan pelaksanaan penggunaan dana desa. Satgas ini memiliki peran membantu mengevaluasi regulasi terkait dana desa, sosialisasi dan advokasi, monitoring dan evaluasi, harmonisasi hubungan antar lembaga serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas dugaan terjadinya penyimpangan penggunaan dana desa.
Di bawah kepemimpinan Bibit, Satgas ini diharapkan bisa meningkatkan koordinasi dengan penegak hukum sehingga masukan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti dan memberi efek jera.

“Setiap ada pelanggaran harus ditindaklanjuti. Beri peringatan agar desa lain tidak melakukan hal yang sama,” kata Mendes.

Jika ada dugaan penyalahgunaan, masyarakat dapat melapor ke Call Center 1500040 atau SMS Center di nomor 081288990040/ 087788990040. Bisa juga via media sosial Kemdes PDTT.

Lebih jauh Mendes mengatakan, Pimpinan dan anggotanya dipilih berdasarkan masukan masyarakat dan kajian mendalam. Bibit Samad menggantikan Ketua Satgas sebelumnya, Kacung Marijan.

Pimpinan dan anggota Satgas dinilai Eko memiliki rekam jejak yang baik di bidangnya dan memiliki pengetahuan tentang pengawasan dana desa dan pembangunan di Indonesia.

Ketua Satgas Dana Desa, Bibit Sama Rianto, mengatakan, Satgas yang dipimpinnya berperan penting karena memiliki keinginan kuat membangun desa berintegritas. Dirinya akan terus berupaya menutup lahan korupsi dengan memperbaiki moral, memperkuat sistem, dan memperkuat budaya taat aturan.

“Kita akan cari tahu akar masalah di desa apa, apa penyakit moralnya. Kita akan evaluasi. Kemudian internal Satgas akan rumuskan aturan dan juga memperkuat penelitian,” tegas Bibit.

Pembentukan Satgas Dana Desa mengacu pada Keputusan Mendes PDTT 50/2017 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Dana Desa. Selain Bibit Samad Rianto sebagai ketua, Satgas Dana Desa juga akan diisi oleh Eko Bambang Riadi sebagai Wakil Ketua dan Douglas Pasaribu sebagai Sekretaris.(*)

Satgas Dana Desa juga diisi oleh para anggota berpengalaman, di antaranya mantan anggota kepolisian, kejaksaan, inspektorat, TNI, akademisi, swasta, dan lembaga swadaya masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *