Ada Mafia Perizinan Minimarket di Takalar ?

TAKALAR, LiputanLIMA.com– Persoalan izin operasional minimarket di kabupaten Takalar menyibak babak baru.
Setelah pihak Dinas Perdagangan kabupaten Takalar melakukan langkah pengawasan terhadap minimarket yang beroperasi di wilayahnya, ditemukan fakta yang mencengangkan.

Betapa tidak, jumlah minimarket yang beroperasi di Takalar memang tergolong padat. Di jalan poros saja, dari perbatasan Gowa-Takalar sampai Takalar-Jeneponto, terhitung ada puluhan toko yang beroperasi. Belum lagi di wilayah poros Galesong yang mengarah ke Makassar.

“Hari ini kami telah melakukan inventarisasi minimarket yang ada di Takalar, sementara kami menemukan 3 unit toko yang tidak mengantongi izin,”kata Abidin, Kepala Bidang Perdagangan di dinas perdagangan, Rabu (2/8/2017). Lantas, ijin apa yang menjadi dasar minimarket tersebut beroperasi ?. Abidin mengaku kaget karena pengelola toko mengaku memperoleh semacam garansi lisan dari seorang oknum lurah di Takalar.

“Ada pihak yang memberikan jaminan keamanan beroperasi. ini sementara kami telusuri. Kabarnya seorang lurah dan katanya bisa mengurus semua izin di wilayah Takalar. Selanjutnya kami akan kembali melanjutkan pemeriksaan ke semua minimarket yang beroperasi,”tandasnya.

Pihak dinas perdagangan juga mengidentifikasi adanya pembangunan 7 unit toko baru yang tersebar di seluruh Takalar. “Saya sudah koordinasi dengan dinas yang terkait IMB, mereka mengakui toko toko tersebut sama sekali belum mengurus IMB nya, padahal mereka sudah melakukan pembangunan toko,” jelasnya.

Abidin menambahkan minimarket yang sudah beroperasi tapi belum mengantongi izin yang di perlukan, dalam waktu dekat akan melakukan tindakan penutupan toko tersebut, karena mereka telah melanggar aturan dan perundang undangan yang berlaku. “Kami akan melakukan penertiban dengan menutup toko mereka.”kuncinya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *