Kemenangan PSM ‘Dirampas’ Wasit, Rene Albert Minta PSSI Gunakan VAR

LiputanLIMA.com– Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts mendorong digunakannya VAR (Video Assistant Referee) di kompetisi Liga 1. Hal tersebut terjadi setelah dia mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit saat melawan Persija Jakarta.
PSM Makassar harus menjalani laga tandang ke kandang Persija di Stadion Patriot, Bekasi pada pekan ke-20 Liga 1, Selasa (15/8/2017). Awalnya Hamka Hamzah dan kawan-kawan sempat unggul, 0-2.

Dua gol PSM dicetak oleh Marc Klok dan Wiljan Pluim. Akan tetapi pada babak kedua, Persija bisa menyamakan kedudukan melalui Reinaldo dan Bruno Lopes. Skor akhir pertandingan pun menjadi imbang 2-2.

“Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya apa yang kita butuh adalah VAR, sistem dimana orang bisa mempengaruhi keputusan dengan melihat atau memutar ulang rekaman. Saya percaya bahwa setelah 30 tahun pengalaman saya melatih, saya tahu permainan apa yang dibuat disini,” ujar Robert seperti dilansir bola.net

Robert juga mengatakan jika saja teknologi VAR itu digunakan, maka timnya tidak akan mendapatkan hasil imbang di laga tersebut. Juru taktik asal Belanda ini merasa bahwa Persija harusnya tidak mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Reinaldo dan mengesahkan gol Wiljan Pluim di babak kedua.

“Kalau misalnya sistem itu sudah digunakan, kita seharusnya tidak mendapatkan penalti tersebut dan mendapatkan satu gol yang terakhir tadi,” katanya.

Pada menit ke-82, Pluim sempat mencetak gol setelah mengontrol bola dengan dadanya. Akan tetapi, gol tersebut dianulir wasit karena dia dianggap melakukan handball. Bahkan, Rene Albert harus diusir keluar lapangan oleh wasit.

Pertandingan itu sendiri dipimpin oleh wasit asing asal Iran yakni Mooud Bonyadifard. Dia didampingi oleh dua asisten yang juga wasit impor yakni Mirzabeigi Ali dan Alinezhadian Saeid.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *