Polemik IYL Pakai Sandal di Kajang, Ian Latanro: Asal Mereka Bahagia

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Isu miring kembali menyerang Ichsan Yasin Limpo (IYL) untuk menjatuhkan pamornya jelang Pilgub Sulsel. Terbaru, yakni niatnya menjalin silaturahmi dengan Amma Toa di Kajang, memunculkan polemik.

Ichsan yang justru diterima dan disambut antusias oleh para tokoh dan pemangku adat Kajang, dikritik karena diduga memakai sandal saat masuk ke kawasan Tana Toa, Kajang. Untuk diketahui, aturan adat di kawasan Amma Toa Kajang mewajibkan setiap orang untuk tidak memakai alas kaki, ketika berada di kawasan itu.

Yang mengkritik pun, justru tidak berada di tempat saat IYL berjalan kaki masuk ke kediaman Amma Toa. Sehingga tentu informasi yang didapatkan hanya sepotong-potong tentang IYL yang mengenakan sandal.

Padahal, sebelum masuk ke Tana Toa, IYL yang datang bersama Andi Mudzakkar (Cakka) disambut secara adat oleh para pemangku adat. Termasuk IYL membuka sepatunya sebelum berjalan kaki tanpa pengalas untuk masuk.

Bukti IYL tidak mengenakan sandal saat masuk, juga sempat terekam lewat foto yang diabadikan fotografer. Begitu pun ketika menginjakkan kaki sekitar 500 meter sebelum kediaman Amma Toa, tidak ada satu pun yang mengambil gambar. Sehingga jika ada foto yang beredar, bisa dipastikan itu sebelum sampai ke kediaman Amma Toa atau sebelum ada larangan mengambil gambar.

Meski tetap saja ada yang mencoba memanfaatkan, dengan menuding IYL melanggar aturan, namun kubu kandidat yang dikenal peduli kemanusiaan ini, memilih menanggapi santai.

“Ada-ada saja yah. Apa sih yang dilakukan Pak Ichsan tidak dicarikan masalah agar jadi polemik,” kata Tim IYL-Cakka, Ian Latanro, saat dimintai tanggapannya terkait Polemik tersebut, Selasa (03/10/17).

Ian yang juga Ketua Umum Abdi Merah Putih (AMP) Sulsel, menuturkan, pihak yang tidak mengetahui kebenaran dan situasi sesungguhnya, terkadang merasa lebih tahu.

“Bagi kami itu tidak apa-apa (dipolitisasi untuk dipolemikkan). Asalkan mereka bahagia,” sindir Ian yang masih tercatat sebagai kader di Partai Golkar Sulsel.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *