Polisi Ungkap 50kg Narkoba, Akbar Faizal: Parepare Darurat Narkoba

PAREPARE, LiputanLIMA.com – Polres Kota Parepare Sulsel kembali berhasil membongkar peredaran gelap sabu dalam jumlah besar yakni 5 Kg. Jumlah ini menjadikan jumlah sabu yang berhasil Polres Parepare mencapai 50 Kg dalam setahun terakhir. Tahun sebelumnya, Polres Parepare ‘hanya’ berhasil membongkar peredaran narkoba seberat 14 Kg.

“Narkoba ini masuk ke Parepare melalui jalur laut terutama dari Tarakan dan Nunukan yang berasal dari Tawau Malaysia,” kata AKBP Pria Budi kepada Akbar Faizal, anggota Komisi 3 DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem di Parepare dalam rangkaian reses di Sulsel, Kamis (02/11/2017).

Selain jenis Sabu Polres Parepare juga mengamankan 143 gram ganja dan 3 gram ganja jenis Gorilla. Total berhasil dibongkar jaringan narkoba ini 80 kasus dengan 157 tersangka hanya dalam waktu setahun terakhir. Termasuk didalamnya tiga orang aparat kepolisian. Salah seorang diantaranya telah divonis 19 tahun penjara.

Laporan intelijen menyebutkan kota Parepare menjadi pintu masuk jaringan narkoba khususnya untuk pangsa pasar beberapa kabupaten sekitar Kota Parepare seperti Sidrap, Pinrang, Wajo, Bone dan Soppeng. Ironisnya, tindakan keras yang diterapkan Polres Parepare setahun terakhir ini tampaknya tidak memberikan efek jera bagi para gembong narkoba. Pembongkaran jaringan narkoba yang diikuti pengungkapan 5 Kg sabu yang terakhir tadi justru dikendalikan dari salah seorang tahanan di LP Sidrap.

Mendapat laporan dari Kapolres Parepare tadi, Akbar Faizal yang memang intens mengamati sepak terjang Polres Parepare memberangus jaringan narkoba yang menjadikan Parepare sebagai pintu masuk, khususnya lewat laut menyebut.

Melihat tingginya kasus narkoba ibu Akbar Faizal menyebut Parepare sudah layak masuk dalam status Darurat Narkoba. Bahkan saat Akbar Faizal masih berdiskusi soal narkoba dengan Kapolres Parepare di salah satu Cafe di kota Parepare masuk laporan yang menyebutkan terjadi lagi penangkapan terhadap seorang pelaku dengan barang bukti sebanyak 16 gram Sabu.

“Ini sudah sangat mengkhawatirkan. Saya nyatakan Parepare darurat narkoba. Harus ada langkah ekstrim untuk menghentikan ini semua agar generasi muda Sulsel selamat dari sergapan narkoba,” kata Akbar Faizal yang beberapa jam sebelumnya mengunjungi LP Kab Barru yang 80% dari total 174 tahanan dan narapidananya adalah narkoba.

Tambahan fasilitas khusus untuk pemberantasan narkoba di pintu masuk Parepare ini sebenarnya lumayan baik. Namun fasilitas speedboat dan anjing pelacak K9, berikut mobil untuk K9 ini ternyata tidak cukup untuk menjaga pintu masuk ini.

Sebenarnya Akbar Faizal telah membicarakan ancaman narkoba melalui pintu masuk Parepare ini dengan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso. Budi Waseso sendiri telah berjanji untuk memberikan perhatian lebih kepada Polres Parepare yang telah berjibaku menahan ekspansi jaringan narkoba ini.

“Saya akan bicarakan lebih detil dengan Pak Buwas dan Kapolda Sulsel soal ini,” kata Akbar Faizal yang turut didampingi Wakil Walikota Parepare, Andi Faizal Sapada. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *