Dinilai Bukan Kepala Daerah Tukang ‘Make Up’, IYL-Cakka Jadi Rebutan Foto

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), boleh saja tidak menggunakan embel-embel “kerja nyata” atau “jujur” dalam taglinenya merebut simpati rakyat. Tapi di hati masyarakat , terobosan dan keberpihakan keduanya terhadap masa depan generasi di derah masing masing, tak perlu lagi diragukan.

Itu sebabnya, IYL yang pernah menjadikan Gowa sebagai pemerintahan terbaik kedua nasional, dan Cakka yang membawa Luwu sebagai kabupaten percontohan dalam pengembangan desa tertinggal, selalu didambakan masyarakat.

Di setiap kegiatan, keduanya selalu menjadi buruan warga untuk berfoto bersama. Di momen resmi sekali pun, selalu saja ada antusiasme untuk mengabadikan gambar, sambil melakukan Salam Punggawa.

Antusiasme ke pasangan yang dikenal komitmen, tegas, peduli dan merakyat ini, juga terlihat saat keduanya hadir di peringatan HUT Gowa, di Lapangan Syek Yusuf, Jumat (17/11/2017). IYL datang kapasitasnya sebagai mantan bupati dua periode, dan Cakka sebagai Bupati Luwu.

Usai seremoni kegiatan yang dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), IYL dan Cakka jadi incaran sejumlah tamu undangan lainnya, serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir.

Mereka seolah tidak mau ketinggalan mengabadikan momen tersebut untuk berfoto ke pemimpin yang bukan hanya jago di “pencitraan”, tapi keropos di dalam, melainkan sangat membanggakannya.

Ada sekira satu jam, IYL maupun Cakka memenuhi dan melayani permintaan tamu dan warga yang antusiasnya ingin foto bersama secara bergiliran.

“Saya lagi foto sama Punggawa,” kata seorang warga, sambil menyodorkan kamera ponsel untuk diabadikan, sembari melakukan Salam Punggawa.

Kendati ada tiga jam IYL maupun Cakka duduk selama seremoni peringatan HUT Gowa, namun mereka tak menunjukkan keletihan saat melayani permintaan warga yang ingin foto bersama.

Raut muka yang ceria, senyum, hingga memenuhi berbagai permintaan gaya warga saat wefie, selalu mengiringi momen kebersamaan tersebut. Termasuk kala IYL maupun Cakka bercengkrama dengan tamu.

“Kita patut berterima kasih kepada Pak Ichsan. Berkat beliau lah, kita banyak merasakan kemudahan dalam hal pendidikan dan kesehatan. Coba lihat, mana ada pungutan di sekolah,” kata Hamziah, Warga Somba Opu.

Tamu undangan lainnya dari Malino, Subaidah, mengaku perhatian IYL dalam membangun sumber daya manusia saat menjadi bupati, manfaatnya mulai dirasakan.

“Itu lah Pak Ichsan. Membangun bukan sekadar manfaatnya sesaat, tapi berkepanjangan. Tidak mudah jadi pemimpin di Gowa yang jumlah wilayahnya mungkin tiga kali lipat dibanding Bantaeng,” paparnya.

Sebelumnya, ribuan guru honorer dan sukarela di Luwu, juga mengungkapkan apresiasinya ke Cakka yang dinilai sangat peduli terhadap pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Terbukti, honor guru honorer yang berjumlah ribuan di Luwu, honornya akan disesuaikan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *