Ratusan Off-Roader Jajal Kerasnya Medan di Takalar

TAKALAR, LiputanLIMA.com- Sebanyak 120 off-roader dari berbagai daerah di sulawesi selatan dan sulawesi barat berkumpul di kabupaten takalar sejak tanggal 18 sampai 19 November 2017. Kehadiran mereka untuk mengikuti kegiatan adventure off road yang di laksanakan oleh Club Jip Takalar (Jitak) bekerjasama dengan Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengurus Cabang Takalar.

Para Offroader menjelajahi rute dengan berbagai jalur yang sangat menantang seperti menyusuri Gunung Bulu Pedda di kecamatan Polongbangkeng Selatan. Tak hanya itu, rute berat lainnya berupa hutan jati di kecamatan Polongbangkeng Utara dengan jarak tempuh kurang lebih 90 kilometer. Jarak tersebut diempuh selama dua hari.

Salah satu peserta Muhammad Hasbi dari Makassar menyatakan kepuasannya dengan jalur yang dibuat panitia. “Berbagai macam lintasan dengan melewati beberapa hutan, sungai dan track yang cukup panjang di perkebunan tebu sangat menantang. Ini membutuhkan mental dan fisik karena jalur dilalui tracknya sempit, curam dan penuh dgn batu besar yang licin. Kami mengapresiasi IOF Takalar sebagai pelaksana event.”kata Hasbi, Minggu (18/11/2017).

Sementara itu, Ketua IOF Pengcab Takalar, Muhammad Idris Leo mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar seluruh Off roader se-Sulsel dan Sulbar. “Kegiatan ini juga  dirangkaikan peringatan Hari Pahlawan. Sehingga tema yang diangkat adalah adventure Off Road Kampung Pahlawan,”kata Idris yang juga Wakil Ketua DPRD Takalar.

Sebagaimana diketahui bahwa Takalar memiliki Pahlawan Nasional yaitu  Padjonga Dg Ngalle, namanya diabadikan pada salah satu nama jalan di kota Makassar mengganti nama Jl. Kakatua. Selain itu ada juga Ranggong Dg Romo.

Ketua IOF Pengcab Takalar, M Idris Leo

Muhammad Idris leo juga menambahkan dengan menjelajahi rute Off Road yang ada di Takalar ini juga merupakan bentuk napak tilas untuk mengenal lebih dekat tempat para pahlawan dalam membentuk benteng pertahanan dalam merebut & mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Yah, sekaligus sebagai ajang wisata gunung, hutan, sungai yang penuh tantangan tersendiri yg membutuhkan perjuangan yang sangat tinggi dan memicu adrenalin para offroader.”katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *