Sentil Korupsi Stadion Barombong, Pendemo Kena Bogem Mentah

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Hari Anti Korupsi yang jatuh setiap tanggal 9 Desember, turut diperingati beberapa elemen mahasiswa dan pemuda di Makassar.

Beberapa ruas jalan di Kota Makassar tampak dipenuhi aksi demonstrasi dengan format bakar ban dan beberapa bentuk aksi lainnya.

Di perbatasan Makassar-Gowa, puluhan aktifis Aliansi Pemuda Anti Korupsi melakukan unjuk rasa dengan melakukan orasi dan bakar ban, Sabtu (9/12/2017).

Mereka menuntut kepada penegak hukum untuk menuntaskan segala bentuk dan jenis kasus korupsi yang ada di negeri.

“Tindak korupsi seolah menjadi tontonan nyata bagi para penegak hukum. Olehnya, hari ini kami turun ke jalan mendesak kepada penegak hukum untuk total memerangi korupsi,”tukas Ridwan Tate, jenderal lapangan aksi ini.
Ridwan membeberkan contoh teranyar pada rubuhnya bangunan stadion Barombong beberapa hari lalu.

“Kita tidak yakin bahwa pembangunan stadion itu sesuai aspek teknis yang diatur regulasi. Rubuhnya bangunan mengindikasikan adanya hal yang tidak beres,”katanya.

Sayangnya, aksi yang awalnya berlangsung tertib, ternodai dengan tindakan represif aparat terhadap para demonstran.

Kordinator lapangan Ahmad Ando, dihadiahi bogem mentah yang ditengarai dilakukan oleh aparat kepolisian yang mengawal aksi ini. Akibatnya, Ando mengalami luka lebam di wajah. Situasi inilah yang memancing demonstran untuk melakukan aksi bakar ban.

“Tindakan represif aparat ini akan kami gulirkan lagi besok hari pada peringatan hari Hak Azasi Manusia (HAM),”pungkas Tate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *