Nurdin Halid: Sungguminasa Harus Berstatus Kota

MAKASSAR, LiputanLIMA.com – Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nomor Urut 1, Nurdin Halid, kembali melontarkan terobosan demi memajukan ekonomi di Sulawesi Selatan, salah satunya di Kabupaten Gowa

lebih rilnya, demi mendekatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gowa, maka saatnya daerah itu dimekarkan menjadi dua wilayah karena secara administrasi wilayah itu cukup luas dan bahkan memenuhi syarat secara administrasi.

Jika terpilih menjadi Gubernur Sulsel, NH siap memperjuangkan agar Sungguminasa berstatus Kota dan 17 kecamatan lainnya masuk ke area Kabupaten Gowa.

Selanjutnya, ibu kota Gowa akan berpindah ke kecamatan lainnya, misalnya Barombong atau kecamatan lain, tergantung kemauan politik masyarakat.

Nurdin Halid yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menyatakan hal itu dalam acara konsolidasi yang dihadiri ribuan pengurus dan tokoh Golkar dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa.

“Gowa ini cukup luas dan sudah barang tentu orang Gowa ingin sejahtera secara ekonomi. Jika ingin ekonomi meningkat, maka salah satu yang harus diperbaiki adalah pendekatan pelayanan dan peningkatan infrastruktur,” kata Presiden Dewan Koperasi ini.

Nurdin Halid yang diusung Partai Golkar ini juga menyatakan bahwa salah satu kemunduran suatu daerah karena minimnya infrastruktur dan layanan pemerintahan yang berbelit-belit.

“Selain karena Sungguminasa ini dekat dengan pusat niaga Kota Makassar, Sungguminasa ini sangat potensial menjadi kota penyangga perekonomian di area Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar). Jangan ragu dan percayakan kepada kami memimpin Sulawesi Selatan jika kita ingin status Kota Sungguminasa ini terwujud,” bebernya.

Sementara itu, juru bicara NH-Aziz, M Risman Pasigai, mengatakan, pemberian status kota untuk Sungguminasa memang sudah selayaknya segera terwujud demi memajukan kawasan Mamminasata yang selama ini tersendat.

“Sungguminasa layak berstatus kota karena Sungguminasa ini menjadi penyangga Kota Makassar dan Mamminasata secara umum. Selain itu, geliat ekonomi di Sungguminasa juga sangat terasa. Gowa ini lambat laun makin ramai. Lihat saja, seluruh pusat pendidikan mulai berbasis ke Gowa. Industri dan properti juga semakin ramai. Artinya, Gowa ini akan semakin sibuk,” jelasnya.

Menurut Risman, kesibukan suatu daerah menandakan pergerakan ekonomi perlahan akan semakin maju. Dengan kondisi ini, lanjut dia, layanan pemerintahan juga harus berjalan lebih cepat.

Pendekatan pelayanan itu juga harus dibarengi dengan berbagai kelengkapan perangkat daerah agar masyarakat merasakan pelayanan yang cepat dan terukur.

Salah satu solusi percepatan pelayanan itu yakni dengan memekarkan daerah ini dan memperjuangkan status Sungguminasa menjadi Kota. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *