Sertifikat UNESCO Untuk Kapal Pinisi Diserahkan di Bululumba

MAKASSAR, LiputanLIMA.com- Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan menerima sertifikat Pinisi The Art of Boatbuilding sebagai warisan budaya tak benda UNESCO dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi.

“Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang akan menerima langsung sertifikat perahu pinisi sebagai warisan budaya tak benda UNESCO,” kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Disbudpar Sulsel, Yulianus Batara Saleh di Makassar, Jumat (23/2/2018).

Untuk acara penyerahan sertifikat tersebut, kata dia, direncanakan digelar Kabupaten Bulukumba, Sulsel pada 27 Maret 2018.

Disbudpar Sulsel berharap di balik pemberian penghargaan sertifikat ini akan membuat masyarakat internasional semakin penasaran terhadap keberadaan perahu tradisional masyarakat Sulsel yakni Pinisi.

Apalagi sebelum penetapan Pinisi sebagai warian budaya UNESCO, terlebih dahulu bersaing dengan sejumlah obyek lain dari berbagai negara.

Dengan demikian, maka masyarakat internasional diharapkan lebih penasaran untuk melihat hal-hal apa saja yang membuat perahu Pinisi terpilih dalam kategori tersebut.

“Untuk kegiatan penerimaan sertifikat ini memang sebaga rangkain dari agenda kementerian melalui VITO untuk membuat film dokumenter terkait perahu tradisional pinisi,” ujarnya.

Dilansir antara, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan memang fokus menggarap film terkait perahu pinisi berjudul “Man On Boat” di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, 27 Maret 2018.

Ffilm dokumenter yang memperlihatkan aktifitas para pembuat perahu dan nelayan di Bulukumba itu selanjutnya akan diputar diberbagai kantor VITO di sejumlah negara.

Seperti Singapra, Hongkong, Korea Selatan, Belanda, Malaysia, Jepang, India, Jerman, Prancis, Australia, hingga Tiongkok.

“Jadi setelah film ini rampung maka selanjutnya diputar diberbagai kantor perwakilan VITO di berbagai negara. Kita berharap pembuatan filmnya sukses dan bisa disaksikan di mancanegara,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *