Berhenti Cabut Uban..!! Berikut Masalah yang akan Terjadi

 

LiputanLIMA.com- Uban menjadi penanda seseorang sudah tak lagi muda. Namun pada beberapa kasus, mereka yang masih berusia remaja juga bisa memiliki rambut putih atau abu-abu ini. Dan keberadaan si uban memang sangat menjengkelkan, sehingga tak jarang kita memilih mencabutnya.
Padahal dari segi kesehatan, mencabut uban adalah sesuatu yang haram dilakukan. Pasalnya hal tersebut bisa mendatangkan beberapa masalah. Seperti yang dilansir laman Grid.ID dari Bustle.com pada Jumat (23/3/2018) berikut ini:

Dapat Menyebabkan Kerusakan Tekstur Rambut

Kebiasaan mencabuti uban seperti yang selama ini kerap dilakukan oleh kebanyakan orang, ternyata terbukti dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada tekstur rambut seseorang. Dan ke depannya, pertumbuhan rambut baru akan rusak.

Uban Tak Akan Menghilang untuk Selamanya

Alasan berikutnya yang harus Anda sadari dari kebiasaan mencabut uban adalah mustahil membuat si rambut putih ini menghilang dari kepala selamanya. Pasalnya, kantung folikel rambut putih tetap ada di kulit kepala kita. Dan pada saatnya nanti, ia akan tetap tumbuh.

Mencabut Uban Merusak Kulit Kepala

Dan tanpa pernah kita sadari, terus menerus mencabuti uban dapat menyebabkan kerusakan permanen pada folikel rambut. Selain merusak tekstur rambut yang akan tumbuh selanjutnya, mencabuti uban dapat menyebabkan pertumbuhan rambut menjadi rusak.

Penyebab Penipisan pada Rambut

Selain menyebabkan kerusakan folikel yang berdampak merusak tekstur rambut baru, kebiasaan satu ini ternyata menjadi penyebab utama penipisan rambut. Karena dengan terlalu sering mencabut rambut di satu daerah, akan membuat pertumbuhan rambut permanen di tempat tersebut hilang. Dampaknya penipisan hingga kebotakan!

Jadi, daripada mencabuti uban yang memang akan mendatangi siapa pun yang menua, disarankan Anda mewarnai rambut menggunakan cat alami. Anda juga bisa memotong rambut secara rutin. Karena cepat atau lambat, uban tetap akan tumbuh. Dan ini tidak bisa dihindari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *