NH-Azis Didera Kampanye Negatif, Begini Jawaban Arum Spink

BULUKUMBA, LiputanLIMA.com- Mengkampanyekan pasangan cagub nomor urut satu NH-Azis pada perhelatan pilgub Sulsel 2018, bagi Arum Spink punya tantangan tersendiri. Legislator Sulsel Fraksi NasDem menyebut karena masyarakat Sulsel semakin kritis dan cerdas.

Meski demikian, Pipink sapaan akrabnya tetap optimis pasangan yang mengusung gagasan Tri karya ini akan memenangkan perhelatan politik lima tahunan ini pasca pencoblosan nanti.

“Saya ditanya oleh masyarakat di Tinumbeng Bonto Tiro Bulukumba, Pak Arum pilih siapa di Pilgub ini? Saya jawab, saya pilih pasangan nomor urut satu Pak Nurdin Halid dan Ustads Azis,”cerita Pipink, Sabtu (31/3/2018).

Mendapat jawaban demikian, sontak ibu-ibu majelis Taklim mengerutkan keningnya. Mereka sebut kandidat tersebut terdengar banyak masalah yang pernah menderanya. Sebagian malah mempertanyakan pilihan tersebut. Mereka menyebut nama-nama calon lain yang kabarnya punya prestasi. “Beginilah yang saya hadapi. Tapi setelah dijelaskan, akhirnya mereka paham dan menyatakan dukungannya,”imbuhnya.

Pipink menjelasakan pasangan NH-Azis adalah pasangan yang paling sering didera kampanye hitam. Disebutnya hal tersebut sebagai celah satu-satunya untuk membunuh karakter NH-Azis. “Dan kalau kesalahan yang anda cari, maka tunjukkanlah kepada saya, kandidat mana yang tidak punya kesalahan ?,” tanya Pipink.

” Jika orang yang pernah punya “salah” anda sebut tak baik dan tak layak jadi calon, lalu kenapa kita masih mengakui Umar Bin Khattab sebagai khalifah dan sahabat terdekat Nabi ? Bukankah Umar dulu hampir membunuh Rasulullah? Dan nyatanya, Umar adalah salah satu sahabat yang disebut Rasulullah sebagai calon penghuni surga, ” jelasnya.

Pipink menyebut Provinsi Sulsel membutuhkan calon pemimpin yang ketokohannya tak diragukan, jaringannya mendunia dan kapasitas yang dimilikinya telah teruji. ” Gagasan-gagasan besar untuk memperbaiki Sulsel mulai dari menekan angka kemiskinan, pemerataan, perbaikan infrastruktur sampai kepedulian budaya dan kearifan lokal tak bisa dilakukan hanya oleh calon yang taunya memenuhi pohon dan lampu hias saja. Kita butuh sosok yang luar biasa. Dan itu hanya dimiliki oleh NH-Azis, ” terangnya.

Ketika ditanya hal positif apa yang telah dilakukan oleh NH-Azis kepada Sulsel, Pipink menyebut pertanyaan macam itu adalah pertanyaan yang menyesatkan. “Bagaimana anda mempertanyakan hal tersebut sementara NH-Azis tak pernah menjabat jabatan di Eksekutif. Seharusnya anda bertanya apakah bisa lebih hebat dari mereka ? Jika demikian pertanyaannya, maka saya jawab secara meyakinkan bahwa bisa lebih dari itu semua.” tegasnya.

“Belum menjabat saja, kedua orang telah memberi kontribusi buat masyarakat Sulsel, apalagi kalau kewenangan itu diserahkan kepadanya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *