Pemangku Adat ke Cakka: Bohong Kalau Banyak Lapangan Pekerjaan di Bantaeng

BANTAENG, LiputanLIMA.com- Nurdin Abdullah boleh saja “piawai” mengklaim jumlah warga miskin di Bantaeng jauh berkurang sejak dia memimpin daerah berjuluku Butta Toa itu selama dua periode. Tapi faktanya justru sangat tinggi.

Pernyataan tersebut ditegaskan Pemangku Adat Bantaeng, Galla Tallasa yang merupakan Gallarang Sinoa.
Dia mengakui warga miskin Bantaeng memang turun.

Tapi bukan karena keberhasilan Nurdin Abdullah. ” Warga banyak yang merantau keluar daerah. Makanya, orang miskin di Bantaeng berkurang,” ungkapnya.

Dia mengatakan dahulu banyak orang Jeneponto yang mencari nafkah di Bantaeng. Namun sekarang terbalik.
” Justru sekarang orang yang ke Jeneponto yang cari nafkah. Banyak juga yang merantau ke Malaysia,” katanya saat bersilaturahmi dengan Andi Mudzakkar di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu ( 22/04).

Hal ini terjadi kata dia, karena perekonomian Bantaeng dikuasai oleh orang dari luar daerah. Warga lokal tidak diberika kesempatan. ” Makanya, kami berharap IYL- Cakka bisa terpilih. Saya lihat programnya bagus,” katanya.

Pada kesempatan itu Cakka meyakinkan kepada warga Bantaeng bahwa dirinya berasal dari dukungan rakyat. Makanya, jika terpilih tidak akan melupakan rakyat.
” Kami berdua komitmen untuk mensejahterakan masyarakat Sulsel,” kata Bupati Luwu dua periode ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *