Debat Publik, Takyuddin : Bukan Hanya Kota Santri, Tapi Nuansa Religius untuk Sinjai

SINJAI, LiputanLIMA.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sinjai menggelar Debat publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2028 di Gedung Pertemuan Sinjai

Debat Perdana ini mengusung tema “Penguatan Karakter Sosial Berbasis Pembangunan Maritim Serta Pelayanan Publik Yang Berkeadilan” Senin (23/04/2018) sore

Sesuai dengan Tagline TAKBIR, Paslon nomor urut 3 tersebut menyampaikan keinginannya membangun Sinjai tidak hanya pada program Tiga-Tiga, namun juga menyentuh unsur keagamaan

Salah satunya, Takyuddin menyatakan di depan mimbar bahwa meskipun kabupaten ini dikenal dengan kota santri, namun secara umum budaya tersebut belum melekat sepenuhnya ditengah masyarakat

“Solusi kami (TAKBIR), akan mengangkat minimal satu penghafal Alquran dalam satu desa, ini bertujuan agar semboyan Bumi panrita kitta semakin melekat,” terangnya

Lanjut Takyuddin, bahwa tak bisa dipungkiri setiap anak-anak, jiwanya tak lepas dari bermain, nantinya, untuk menekankan budaya santri yaitu membangun taman bermain guna menarik perhatian dan menjadikan Mesjid sebagai pusat keramaian

“Budaya santri, tidak sepenuhnya harus masuk pondok, tapi bagaimana melahirkan nuansa religius untuk Sinjai,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *