Kasus Bansos Rencana Dinaikkan ke Tahap Penyidikan

IMG20160229152911

Zaenal A. Nawir Kasi III, humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar

Makassar, LiputanLIMA.com – Tim penyelidik bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar rencana akan menaikkan status dugaan korupsi dana Bansos 2008 yang merugikan keuangan negara sebanyak Rp 8,8 miliar ke tahap penyidikan.

“Kasus ini sudah ditangani oleh tim penyidik. Penyidik sudah menemukan peran oknum yang harus bertanggung jawab. Berdasarkan kesimpulan dan pendapat minimal dengan dua bukti yang telah didapat, maka kasus ini telah naik ke tahap penyidikan,” ungkap kepala seksi penerangan hukum, Salahuddin, Senin (29/2/2016).

Perubahan tersebut bukan tanpa alasan, tim penyidik telah bekerja secara profesional telah mengumpulkan keterangan dari beberapa nama yang terlibat. Hal tersebut untuk mengetahui proses kecurangan aliran dana.

Telah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Baik dalam proses pencairan sampai ke tahap penerimaannya.
“Jadi kita tunggu saja hasil ekspos oleh tim, nantinya” ucap Salahuddin.

Mestinya, hari ini digelar sidang perkara, namun ada faktor lain sehingga hal tersebut jadi tertunda.

“Dalam waktu dekat kita akan adakan gelar perkara. Pun kalau sudah dilakukan gelar perkara kita akan sampaikan ke rekan-rekan wartawan,” ungkap Zaenal A. Nawir Kasi III, selaku humas.

Karena masih tahap penyusunan dan belum ada pemeriksaan, Zaenal belum bisa menyampaikan siapa-siapa yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah gelar perkara baru diuraikan perbuatan dan peranan masing-masing, siapa yang akan ditetapkan tersangka sehingga jelas siapa yang akan bertanggung jawab perkara ini,” tandasnya.

(Saeifullah/Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *