ACC: Ada Indikasi Korupsi di Laboratorium Pendidikan UNM

IMG-20160405-WA0046

Press Conference yang digelar ACC terkait indikasi korupsi laboratorium UNM, Selasa (5/4/2016) | Ruslan

Makassar, LiputanLIMA.com – Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi menilai ada indikasi korupsi yang terjadi pada pembangunan laboratorium terpadu fakultas teknik UNM parangtambung. Pembangunan yang menelan anggaran Rp40 miliar dari kementerian pendidikan itu kini terbengkalai.

Dalam surat perjanjian kontrak no :325/UN36.PPK/FT2015 bahwa pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dgn 3 termin
Pertama pembayaran kepada pihak kedua sebesar 25% atau 8,73 M ketika bobot pekerjaan mencapai 30%. Kedua 25% atau 8,73 M dan ketiga 45% atau 15,72 M setelah mencapai pekerjaan 100%.

Namun, sampai saat ini pengerjaan pembangunan gedung laboratorium terpadu fakultas teknik UNM, baru menyelesaikan 2 lantai dan 1 blog dari jumalh awal 4 lantai dan 3 blog.

“Kami meminta kepada Kapolda Sulsel untuk segera turun tangan menindaklanjuti indikasi korupsi. Kami punya data yang sama dengan pihak kepolisian,” kata perwakilan ACC, Hamka saat melakukan konferensi pers, Selasa (5/4/2016)

Hamka menjelaskan kalau apa yang ditemukan ACC merupakan hasil pemantauan mereka selama ini.

(Ruslan/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *