Dandim Nyabu, Wakasad TNI Bilang Akan Dipecat

Ilustrasi. Int

Ilustrasi. Int

Jakarta, LiputanLIMA.com – Hukuman maksimal telah menanti Dandim Makassar Kolonel Jefri Oktavianus Rotty serta Perwira TNI Letkol Budi. Kedua prajurit tersebut ditangkap POM TNI Rabu (6/4/2016) dini hari di sebuah hotel di Makassar bersama 5 orang rekannya.

“Kita akan jatuhkan hukuman maksimal,” kata Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI M Erwin Syafitri seusai mengkuti sebuah acara bersama Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Menurut Erwin, sanksi yang paling berat yang akan diterima Kolonel Jefri adalah sanksi administrasi. Karena sanksi administrasi bisa sampai pemecatan.

“Nanti kita akan periksa di BAP. Tapi yang berat bagi Dandim adalah sanksi administrasi. Ini yang mungkin tidak terbaca bisa sampai pemecatan. Ini nanti kita bentuk DKP (dewan kehormatan perwira), kita lihat berjalan seperti itu. Tapi sanksi administrasi yang berat,” tutur Erwin.

Menyoroti kasus tersebut, kata Erwin, sudah ada prajurit yang terlibat peredaran narkoba dan sudah banyak juga yang dipecat.

Erwin mengimbau semua prajurit dari tingkatan terendah sampai perwira untuk jangan sekali-kali tersangkut kasus narkoba. Ia tegas melarang anggotanya untuk memakai barang tersebut.

“Namanya prajurit dari prada sampai pati itu prajurit. Larangan narkoba untuk semuanya,” tegas Erwin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *