Besok, Bupati Andi Idris Jalani Sidang Lanjutan

IMG-20160404-WA0015

Bupati Barru Andi Idris Syukur | Indra

Makassar, LiputanLIMA.com – Sidang ketiga kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret Bupati Barru, Andi Idris Syukur akan berlangsung besok, Senin (11/4/2016). Agenda sidang mendengarkan jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap eksepsi terdakwa.

“Sidangnya hari Senin, terkait tanggapan Jaksa terhadap eksepsi terdakwa dan pengacaranya,” ungkap kuasa hukum Andi Idris, Muh Aliyas Ismail saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu (9/4/2016).

Pada sidang sebelumnya, pihak Andi Idris sudah mengajukan eksepsi terkait dakwaan JPU. Sedikitnya, kata Muh Alias ada enam poin eksepsi yang diajukan pada sidang tersebut.

Satu diantaranya lanjut Muh Alias adalah kompotensi absolut yang menurut hemat tim kuasa hukum Andi Idris keliru. Pengadilan Negeri (PN) Makassar bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang memproses kasus ini tidak berwenang.

Alasannya, bahwa hal tesebut harusnya disidangkan oleh hakim perdata, karena kasusnya adalah perdata yang semestinya diadili di Pengadilan perdata.

Selain itu, peningkatan status tersangka Andi Idris juga dinilai keliru, karena fakta hukumnya, penetapan tersangka dilakukan sebelum proses penyidikan. Padahal kata Muh Alias, penyidikan seharusnya dilakukan terlebih dulu.

“Sebab inti dari penyidikan itu adalah untuk mengumpulkan bahan-bahan bukti supaya ditemukan minimal dua alat bukti sebagaimana diatur dalam pasal 182 KUHAP. Terus kedua barulah ditentukan tersangkanya setelah ditemukan minimal dua alat bukti,” tegas Muh Alias.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *