Eks Wali Kota Parepare Serahkan Dokumen Kasus Dugaan Korupsi Pasar

IMG-20160401-WA0009

Gedung Kejati Sulselbar | Indra

Makassar, LiputanLIMA.com – Mantan Wali Kota Parepare, Sjamsul Alam kembali mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Dia bermaksud menyerahkan dokumen sebagai kelengkapan keterangan pada kasus dugaan Korupsi Pungutan liar (Pungli) Pasar Sentral Lakessi Parepare.

Sebelumnya Sjamsu Alam diminta untuk melengkapi berkas keterangan terkait kasus yang merugikan negara sebesar Rp1,7 M tersebut.

“Sjamsu alam datang  ke Kejati guna  menyerahkan dokumen sebagaimana janjinya pada pemeriksaan sebelumnya,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Salahuddin, Senin (12/4/2016).

Dokumen yang diserahkan Sjamsul Alam kepada penyidik, kata Salahuddin, ada kaitannya dengan pungutan dana untuk ikut undian lost Pasar Lakessi. Berupa SK penunjukan sebagai pelaksana tugas Wali Kota dan SK terkait pungutan dana untuk ikut undian lost .

Berkas itu nantinya akan dijadikan dasar oleh penyidik bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulselbar sebagai referensi untuk menemukan perbuatan yang dianggap melawan hukum dalam kasus itu.

“Dokumen itu akan dijadikan bahan materi penyidikan oleh penyidik,” tutur Salahuddin.

Munculnya kasus ini berawal setelah ribuan calon pedagang menggugat Pemkot Parepare, lantaran sudah membayar sebab namun belum mendapat lods. Dugaan bahwa uang yang telah dipakai membayar dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi kepentingan pribadi pun mencuat.

Berdasarkan bukti awal dalam kasus itu, ditemukan sekira 1.600 kwitansi pembayaran pemilik lods yang dipungut sejak 2012.

(Saefullah/Luqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *