Jika Sidang Kedua Tergugat Tidak Datang, PH Andi Citta Mariogi Minta Perkara Dilanjutkan

20160418144009

Kuasa hukum Andi Cipta Mariogi usai sidang di Pengadilan Niaga kota Makassar Senin 18/4/2016 | Saifullah

Makassar, LiputanLIMA.com – Majelis hakim menunda sidang pembacaan gugatan yang sedianya akan dibacakan oleh kuasa hukum Andi Citta Mariogi (ACM). Hal tersebut dikarenakan pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Niaga Kota Makassar, Senin (18/4/2016)

“Hari ini sidang pertama yang rencananya pembacaan gugatan, karena tergugat tidak hadir oleh majelis hakim menunda persidangan,” ungkap Penasihat Hukum ACM, Faizal Silenang  membenarkan saat keluar dari ruang sidang. Faizal Silenang mengatakan soal tidak hadirnya tergugat ini hari itu sudah menjadi kewenangan majelis hakim.

Pada sidang kedua nanti kalau tidak hadir lagi mau dilanjutkan persidangan atau tidak itu tergantung pihak pengadilan.

“Pada perinsipnya, saya menunggu kehadiran dia. Ini kan sudah dipanggil secara falid, karena jurusita bertemu langsung dengan tergugat, namun dia tidak hadir. Untuk sidang kedua saya tidak tahu apakah panggil hadir atau tidak lagi,” ujarnya.

Kalau misalnya pada sidang kedua tergugat, Ahmad Manda masih saja tidak hadir, kata Faizal Silenang akan memohon kepada majelis hakim untuk melanjutkan pemeriksaan perkaranya untuk kemudian diputuskan.

Menurutnya, perkara bisa diputus tanpa ada dari pihak tergugat namanya dalam perkara perdata persek.

“Kalau majelis panggil dan dia layak serta patut hadir, tapi tidak dihadiri oleh pihak tergugat, apakah majelis melanjutkan pemeriksaan pokok perkara dan meminta kepada saya untuk menghadirkan bukti-bukit serta sakai-saksi tanpa kehadiran terhugat setelah itu majelis punya kewenangan untuk memutus pokok perkara,” ujarnya.

Menurutnya, ia akan mengajukan bukti surat dan bukti saksi, seperti yang diajukan dalam gugatan bahwa akan menghadirkan buti kuitansi pembelian, STNK dan BPKB.

Hanya saja bukti surat tersebut yang asli ada pada pihak kepolisian, sehingga dalam sidang pembuktian nanti pihaknya hanya akan menghadirkan bukti surat penyitaan aja yang kita hadirkan.

“Sedangkan saksi kita akan menghadirkan Jamhir yang menjadi penghubung antaran Andi Citta Mariogi dengan Ahmad Manda dalam transaksi pembelian mobil, karena dia yang membayar mobil itu ke Ahmad Manda,” tuturnya lebih lanjut.

Ia mengaku bahwa pada saat melakukan transakai pembelian satu buah mobil antara kliennya ACM dengan Ahmad Manda dibayar secara tunai.

“Makanya ada kuitansi per 1 Oktober 2014 itu senilai kurang 315 juta. Kalau dipakturkan harga mobil itu 333 juta per bulan Mei. Dia jual bulan Oktober yang berarti sudah ada pemakaian lima bulan. Jadi wajar saja turun sampai 15 juta dari harga awal,” akunya.

(Saifullah/Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *