Door… Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan di Jalan Andalas

Pelaku pembunuhan di jalan Andalas Makassar yang diamankan aparat kepolisian | Ist

Pelaku pembunuhan di jalan Andalas Makassar yang diamankan aparat kepolisian | Ist

Makassar, LiputanLIMA.com – Tim Gabungan Anggota Jatanras Polrestabes Makassar dan Anggota Unit Opsnal Bontoala meringkus seorang pelaku Penganiayaan yang menyebabkan meningal dunia yang menimpa Muh Ali Imran di Jalan Andalas. Pelaku ditangkap di Jalan Vetran Selatan, Makassar, Rabu (25/5/2016).

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi yang diperoleh tim gabungan terhadap keberadaan pelaku.

“Pelaku yang diamankan atas nama IK alias UL (18) warga Jalan Abu Bakar lambogo yang diamankan di Jl.Vetran Selatan Makassar. Pada saat digeledah pelaku membawah sebilah badik kecil yang terselip di pinggang sebelah kiri lalu dibawah untuk diamankan ke Mako Polsek Bontoala Makassar,” kata Kompol Burhanuddin.

Burhanuddin menambahkan, pada pukul 22.30 wita, tim gabungan Anggota Jatanras Polrestabes Makassar dan Anggota Unit Opsnal Polsek Bontoala melakukan pengembangan dan  penunjukan TKP.

Pada saat di TKP, IK melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga Anggota mengejar lalu memberikan tembakan peringatan dan melumpuhkan kaki kanan pelaku, akhirnya pelaku dapat diamankan kembali.

“Sekitar pukul 22.40 wita pelaku dibawa kerumah sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis. Setelah itu pelaku bersama barang bukti berupa satu badik milik pelaku langsung diamankan di Polsek Bontoala untuk diproses,” ucapnya.

Sementara dari hasil interograsi, IK mengakui kalau dirinya memukul punggung kanan korban. Sementara rekannya REP menggunakan busur, balok dan parang diarahkan ke arah badan korban, RKP menggunakan anak panah busur dan sebilah pisau di tusuk kearah dada dan perut korban, FR menggunakan batu dan memukulkan kearah korban.

“ER menggunakan busur dan diarahkan ke arah badan korban, GN menggunakan sebilah badik kecil dan ditusukan di belakang leher korban, WL menggunakan busur dan diarahkan ke korban dan KAmenggunakan kepalan tangan(tinju) ke arah badan korban” tutupnya.

(Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *