Menhan Perintahkan Geng Motor Dihabisi

Ryamizard Ryacudu | Int

Ryamizard Ryacudu | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengecam aksi pengeroyokan dan penikaman geng motor terhadap anggota TNI AD Pusdiklat Passus, Pratu Galang. Dia pun meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan menangkap gerombolan geng motor itu.

“Geng-geng dihabisi saja semuanya karena itu meresahkan. Harus ditangkap semua itu,” tegas Ryamizard di, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, aksi-aksi serupa harusnya diberantas habis sampai ke akar-akarnya. Hal itu, lantaran, geng-geng tersebut sangat meresahkan masyarakat.

“Enggak boleh tuh, meresahkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Pratu Galang menjadi korban aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung. Anggota TNI AD Pusdiklat Passus itu meninggal dunia usai ditusuk gerombolan bermotor.

Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dustira Cimahi untuk mendapatkan perawatan, namun nyawa Galang tak tertolong.

Pratu Galang ini mengembuskan napas terakhirnya Minggu (5/6/2016). Peristiwa berdarah menimpa Pratu Galang terjadi pada Minggu (5/6/2016) dini hari. Saat itu, Galang baru saja bertemu temannya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

“Anggota kami ini baru pulang di Jalan Asia Afrika Bandung sekitar pukul 01.30 WIB. Ketika di perbatasan Cimahi-Bandung atau di sekitaran Jalan Rajawali, di situ anggota kami dihentikan sekelompok orang bermotor yang tidak tahu permasalahannya apa,” kata Kapendam III Siliwangi Letkol Arh Mohammad D Aryanto.

Tanpa ampun lanjut dia, Galang tiba-tiba dikeroyok dan mendapatkan tikaman dari gerombolan motor tersebut. Tubuh Galang ambruk. Gerombolan bermotor itupun pergi meninggalkan korban dengan cucuran darah di tubuhnya.

Menurut dia, korban sempat ditolong warga ke Rumah Sakit Rajawali Kota Bandung. Hanya saja korban diharuskan dirujuk ke RS Dustira milik TNI di Kota Cimahi.

(Asrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *