Kodam VII/Wirabuana Tandatangani MoU PPN

img-20161010-wa0015

Makassar, LiputanLIMA.com – Komando Militer (Kodam) VII/Wirabuana melakukan pendatangan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Yayasan Kelompok Peduli Penanggulangan Narkoba (YKP2N).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba (PPN). Dilaksanakan di ruang Bina Yudha (BY) III Makodam VII/Wirabuana Senin, (10/10/2016).

Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) VII/Wirabuana, Brigjen TNI, Supartodi mengatakan penyalahgunaan narkoba saat ini telah menyebar masuk pada tatanan masyarakat. Tak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun bisa menjadi sasaran korban bila ini dibiarkan menjalar terus.

Banyaknya macam produk narkoba yang dibuat oleh produsen, mulai dari bentuk serbuk, kristal, cairan bahkan ada yang bentuk permen, yang diperuntukkan untuk masyarakat dini. Menjadi faktor pemicu untuk penggunaan narkoba secara masif dikalangan masyarakat masakini.

Keterlibatan sebahagian aparat dalam jaringan mafia tersebut menjadi salah satu saluran yang mempermudah pengedar Narkoba masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Sehingga sebahagian mereka merupakan jaringan mafia internasional yang memperlihatkan banyak pintu, baik dari celah perbatasan darat maupun pelabuhan-pelabuhan kecil diseluruh wilayah Indonesia.

“Hal ini menyebabkan begitu mudahnya barang terlarang ini (Narkoba) tersebut masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” beber Supartodi saat mewakili Pangdam VII/Wirabuana memberika sambutan usai melakukan penandatangan nota kesepahaman.

Dalam kesempatanya, Supartodi pun mengataka bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Polri dan BNN serta komponen lain untuk menindaklanjuti MoU yang baru saja ditandatanganinya itu. “Kita bekerjasama dengan mereka,” Pungkasnya

Hadir dalam acara tersebut, Direktorat Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial, Korban Napza Kementerian Sosial, Waskito Budi Kusumo dan Ketua YKP2N, Ir. Andi Sulolipu.

(Saefullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *