Issu Tersangka, Burhanuddin: Resiko Petahana


img-20161025-wa0006

Takalar, LiputanLIMA.com – Kabar penetapan tersangka oleh Kejati Sulselbar ditanggapi santai oleh Bupati Takalar non aktif Burhanuddin Baharuddin.

Menurut Bur, dirinya saat ini fokus mengkampanyekan nomor urut dirinya di Pilkada Takalar. “Saya fokus kampanye. Terpenting saat ini adalah sosialisasi nomor urut 1.” ujar Bur, Rabu (26/10/2016).

Menurutnya, issu status tersangkanya sudah diklarifikasi kembali oleh pihak Kejati Sulselbar. “Kan kemarin dibantah sendiri oleh pihak Kejati bahwa tidak ada status hukum saya di kasus itu,” urai Bur.

Pengurus teras Golkar Sulsel ini menimpali bahwa apa yang terjadi pada dirinya merupakan resiko menjadi kandidat petahana.

“Resiko petahana yah begitu. Selalu diganggu elektabilitasnya. Tapi justru rakyat makin simpati,” demikian Bur.

Diketahui, issu penetapan tersangka Burhanuddin berhembus kencang bersamaan dengan pengundian nomor urut calon Bupati dan wakil bupati, Selasa (24/10/2016) kemarin.

Bur, menurut Hidayatullah, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, dianggap terindikasi kuat terlibat pada penjualan aset negara seluas 150 hektar di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar.

Kasus ini telah menyeret tiga orang tersangka, Camat Mangarabombang, seorang Kades bersama sekretarisnya. “Masa Dibawahnya tersangka, diatasnya tidak. Terjemahkan saja,” demikian pernyataan Hidayatullah. (Hek)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *