Smart Pete-Pete untuk Gempur Persaingan MEA

halte-pete2smart

Halte pete-pete Smart | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Dinas Perhubungan Kota Makassar menganggarkan satu unit pengadaan armada angkutan pete-pete smart pada tahun 2016 sebesar Rp 200 juta.

Dengan mengadakan petepete Smart, ini tidak bermaksud mengganggu penghidupan para pemilik dan sopir petepete yang ada di Makassar, tapi ini untuk kebaikan semua.

“Tidak ada yang dikorbankan dalam hal ini. Konsep ini dibuat untuk melindungi kita dari gempuran persaingan bebas di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” kata Walikota Makassar, Danny Pomanto, Minggu (10/4/2016).

Pernyataan uni ia keluarkan lantaran Keberadaan pete-pete Smart ini lalu menimbulkan reaksi dari pengusaha pete-pete, lantaran dinilai akan menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya mata pencaharian bagi sopir.

Ia mengaku bahwa Sabtu kemarin, Danny bersama sopir dan pengusaha Angkutan Kota (Angkot Pete-pete) berdiskusi bersama di Rumah Jabatan Walikota Makassar.

“Saya didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Bapak Sabri membincangkan “Smart Pete-pete” yang sempat menjadi isu hangat di kalangan sopir Pete-pete,” ujarnya lebih lanjut.

Beberapa waktu yang lalu, sempat timbul kekhawatiran akan hilangnya mata pencaharian bagi sopir dan pemilik Pete-pete dengan adanya Smart Pete-pete. Namun, ia mengakui bahwa sebenarnya kepemilikan dan pengoperasian Smart Pete-pete akan tetap diperuntukkan bagi sopir dan pemilik Pete-pete yang ada saat ini.

(Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *