Berpenampilan Kacau, Kembali Pasha ‘Ungu’ Ditertawai

750xauto-tampil-ngawur-wakil-wali-kota-pasha-ungu-jadi-cibiran-netizen-160414z

Penampilan ngawur walikota Palu, Pasha Ungu menjadi bahan bullying netizen | Int

Palu, LiputanLIMA.com – Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo alias Pasha ‘Ungu’ kembali menjadi sorotan pengguna media sosial pada Kamis (14/4/2016). Kali ini ia jadi sorotan dan bahkan jadi bahan tertawaan bukan karena salah ucap, melainkan lantaran penampilannya.

Para Netizen pun heran dan bertanya-tanya, kemana kerjanya humas, protokol, atau ajudan Pasha yang harusnya menjaga penampilannya sebagai orang yang dipercaya sebagai pemimpin.

Kenapa tidak ada yang mengingatkan atau jika tidak tahu setidaknya memberi tahu mengenai tata aturan penggunaan seragam dan lambang atribut. Untuk diketahui bahwa dalam memakai atribut-atribut tersebut ada aturannya yang tidak boleh dipasang secara sembarangan.

Hal tersebut terjadi lantaran dalam foto yang beredar di media sosial tersebut, mantan vokalis band Ungu tersebut sekilas nampak menggunakan pakaian yang biasa saja, akan tetapi jika dilihat lebih ada yang keliru dalam penampilannya.

Pria bernama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said ini, dalam foto tersebut memakai jas hitam namun memakai celana jeans. Bahkan yang lebih mengundang gelak tawa, wakil wali kota Palu ini memakai pin Praja Wibawa dari Satpol PP, Wing Marinir, lencana pelopor lantas bahkan menenteng tongkat komando.

Yang lebih menggelitik, Pasha memakai setelan jas hitam namun dipadu-padankan dengan jeans dan belt ala penyanyi rocker.

Hal ini pun tentu membuat tergelitik banyak orang, salah seorang netter Riky Andi Kakak mengaku bingung harus berkomentar apa dengan penampilannya yang jelas tidak sesuai seharusnya itu.

“Entah harus tertawa atau menangis liat pak wakil wali kota dengan tampilan yang entah berantah ini,” ujar Riky sembari mengomentari foto tersebut.

“Kayaknya ini foto karnaval. Atau dia lagi cuti makanya dia hambur begitu penampilannya,” ujar akun Woltermen Dels mengomentari foto Pasha.

“Entahlah… Mungkin dia pikir keren. Buat gagah-gagahan. Padahal kalu tidak tau aturan sama filosofi pemakaiannya, jadi malah kaya badut ancol,” ujar Hasan Sahroni ikut berkomentar.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *