Hari Bumi, Danny Pomato Akan Wujudkan Tahun Hijau untuk Makassar

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto | Int

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto | Int

Makassar, LiputanLIMA.com – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama seratusan pelajar memperingati Hari Bumi dengan menanam bibit pohon di halaman SMPN 14 Makassar, Jumat (22/4/2016).

Aksi simbolik itu sebagai dukungan Pemerintah kota (Pemkot) Makassar terhadap upaya pelestarian lingkungan yang menjadi spirit dari peringatan Hari Bumi setiap tanggal 22 April di lebih dari 175 negara.

Ada 500 bibit pohon yang disebar ke berbagai sekolah yang ada di Makassar, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi target aksi penanaman bibit pohon di peringatan Hari Bumi tahun ini.

Menurut Wali Kota Danny, penanaman 500 bibit pohon jenis Tranbesi untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi, planet yang dihuni hampir 3 Milyar penduduk dunia.

Kerusakan lingkungan yang terjadi di bumi dikarenakan ulah manusia, dan manusia bertanggungjawab untuk merecovery kerusakan itu, salah satunya dengan menanam bibit pohon.

“Mengajarkan dan menanamkan nilai – nilai lingkungan hidup kepada anak-anak sekolah,” ujar Danny.

Hal itu sejalan dengan satu di antara 18 program Revolusi Pendidikan yang dicetuskannya saat melantik 435 kepala sekolah, “Satu anak tiga pohon atau tiga tanaman,” sebutnya.

Tanaman yang dimaksud Danny, dapat berupa satu tanaman sayuran, tanaman holtikultura, dan tanaman keras atau satu tanaman usia jangka pendek, menengah, dan panjang.

Tahun ini, Danny bersama pemerintahannya bertekad menjadikan tahun hijau bagi Makassar, untuk itu, menurut Danny, gerakan penanaman bibit pohon di Hari Bumi haruslah menjadi gerakan massif bagi pelajar di kota Makassar. Apalagi (menanam bibit tanaman atau pohon) telah menjadi program pemerintahannya.

Harapan Danny di Hari Bumi tahun ini, warga Makassar dapat meningkatkan kesadaran dan kepeduliaannya terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dimulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, dan lingkungan sekitar.

(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *