Industri Seni Makassar Dinilai ‘Miskin’ Even Besar

pentas-teater-madekur-dan-tarkeni-gabungan-teaterawan-yogyakarta-penguatan-strategi-seni-teater4

Salah satu karya seni berupa pementasan teater | Int

Makassar, LiputanLIMA.com –  Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), di bawah deputi riset dan pengembangan badan ekonomi kreatif, menyelenggarakan kegiatan Workshop seni pertunjukan. Kegiatan ini pemberdayaan komunitas, asosiasi kreatif dan perguruan tinggi di hotel Best Western Plus Makassar Beach jalan Bontolempangan,  Kamis (13/05/2016).

Sejumlah seniman di Makassar yang bergerak dalam industri kreatif, belum bisa membuat suatu even kegiatan yang sifatnya besar. Dinilai bukan karena ketidakmampuan para seniman, melainkan persediaan sarana dan prasarana terbilang masih sangat minim sehingga pertunjukan seni belum maksimal dilakukan.

Barry Maheswara Direktur muda CLIFF, yang hadir menjadi Narasumber dalam acara workshop tersebut membagi pengalaman dengan sejumlah peserta. Ia menyarankan agar para pelaku seni, tidak hanya tergantung pada bantuan dari pemerintah.

“Untuk mendanai kegiatan melainkan bisa juga ditempuh melalui pihak swasta yang bersedia memberikan donor dana. Ada banyak perusahaan swasta yg bisa digunakan,” ungkap direktur Cliff Muda ini.

Ia menilai, pelaku seni di Makassar terbilang cukup banyak, dan bahkan sudah seringkali menggelar pentas seni. Akan tetapi belum buat suatu even kegiatan besar.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 13-15 Mei.

(Ruslan/Suryani Musi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *