Rahasia Sukses Mendidik Buah Hati Menjadi Hafidz Quran

Dok

Keluarga Kamaluddin saat dikunjungi personel madinah untuk peliputan acara ngopi (ngobrol perkara iman) Trans 7 | Ist

Oleh: Andi Sitti Hajar

Semua orang tua tentunya ingin, jika anak-anaknya tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang baik. Begitupula bagi pasangan suami istri, Kamaluddin Marsus dan Laili Tri Lestari, sebagai orang tua yang mempunyai 6 orang anak.

Ustad Kamal, begitu Ia disapa mengatakan, bahwa umumnya di era modern seperti saat sekarang ini, yang kerap ditemukan adalah pembelajaran yang sudah mulai hilang arahnya. Kebanyakan orang tua, kadang kurang tepat dalam mendidik anaknya.

Mereka mempercayakan sepenuhnya kepada sekolah tempat anaknya menuntut ilmu. Sehingga peran orang tua dirumah seakan hilang.

“Untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak, ada tiga faktor yang harus berkolaborasi. Pertama, keluarga, kedua adalah sekolah, dan ketiga adalah lingkungan. Sehebat apa pun sebuah sistem pendidikan di sekolah, jika tidak dibarengi dengan sistem pendidikan yang baik dirumah, juga tidak akan maksimal hasilnya. Begitupun sebaliknya. Sekuat apapun dirumah mendidik anak, ketika mereka berada di sekolah yang kurang tepat atau di lingkungan yang salah, juga akan merusak hasil-hasil yang telah dicapai dirumah”, ulas pria kelahiran Tonra, Kabupaten Bone ini.

Lebih lanjut, Kepala Staf Bidang Keagamaan sekolah Islam Athirah ini bertutur, bahwa sesungguhnya, orang-orang banyak keliru hari ini. Melihat sekolah itu dari fisiknya.

Ketika memilih sekolah, umumnya orang bertanya apa fasilitasnya. Tidak bertanya siapa gurunya. Padahal fasilitas itu hanyalah benda mati yang kecil kemungkinan bisa merubah karakter anak.

Yang bisa membentuk karakter anak sejatinya adalah, guru-guru yang mempunyai jiwa mendidik didalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *