Luxsia, Merk Bulukumba yang Digemari Masyarakat Eropa

img_20161124_133612

Bulukumba, LiputanLIMA– Geliat wirausaha di Bulukumba semakin menggelora. Beragam usaha yang dipelopori kaum muda di Butta Panrita Lopi bertaburan dimana mana dan didominasi usaha kreatif.
Sebutlah salah satu usaha yang bergerak di sektor fashion. Istana Batik, demikian nama toko yang diberikan oleh dua pemuda Bulukumba, Azis Mattola dan Muhammad Isra. Setelah jatuh bangun menghadapi ketatnya persaingan di bisnis fashion, mereka berdua mampu bertahan dan bahkan telah memiliki brand/merk sendiri. “Kami punya merk sendiri, Luxsia. Nama itu dipilih untuk menyampaikan pesan kemewahan budaya Indonesia,”jelas Azis Mattola, Kamis (24/11/2016). Alumnus UIN Alauddin Makassar ini memaparkan bahwa Luxsia merupakan merk usaha pakaian batik yang mereka kelola selama lima tahun terakhir. “Konsistensi. Ini yang menjadi bekal utama menghadapi ketatnya persaingan. Alhamdulillah, produk yang kami jual sudah merambah luar negeri,”bebernya. Melalui kemajuan dan kecepatan teknologi, Azis memanfaatkan celah ini untuk memasarkan produknya. Luxsia dipasarkan melalui media sosial Facebook dan Twitter dengan akun “Istana Batik”. “Beberapa kali kami harus melayani pesanan dari Italia, Spanyol dan Belanda. Mereka sangat kagum dengan motif batik yang kita punya.”jelas Azis yang juga dikenal sebagai motivator wirausaha di Bulukumba.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *