1 April 2016 Harga BBM dan Listrik Turun, Apa yang Naik ?

174547_620

PT PLN (Persero) kembali menurunkan tarif listrik bagi golongan rumah tangga, industri, dan bisnis yang mengikuti mekanisme tarif penyesuaian (adjustment) pada Maret 2016. Sebanyak 12 golongan tarif yang mengikuti tarif adjustment tersebut turun Rp26-Rp41 per kilowatt hour (kWh) dibanding Februari 2016. | Int

Jakarta, LiputanLIMA.com – Berita hari ini menyejukkan buat masyarakat tanah air. Pasalnya mulai hari ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang terdiri dari Premium dan Solar turun dan diikuti oleh kabar menggembirakan lainnya yakni harga tarif listrik juga ikut turun.

PT PLN (Persero) kembali menurunkan tarif listrik bagi golongan rumah tangga, industri, dan bisnis yang mengikuti mekanisme tarif penyesuaian (adjustment) pada Maret 2016. Sebanyak 12 golongan tarif yang mengikuti tarif adjustment tersebut turun Rp26-Rp41 per kilowatt hour (kWh) dibanding Februari 2016.

Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan, ‎penurunan tarif listrik terutama karena merosotnya harga minyak bumi (ICP) dari semula USD35,48 per barel pada Desember 2015 menjadi USD27,49 per barel pada Januari 2016.

“Penurunan tarif pada April 2016 dapat dimanfaatkan konsumen, khususnya industri untuk meningkatkan daya saing produksinya,” kata dia.

Adapun penurunan tarif listrik pada Maret 2016 bagi 12 golongan tarif yang mengikuti mekanisme tarif adjustment sebagai berikut:

Tarif Listrik Konsumen Tegangan Rendah:
Februari 2016: Rp1.392/kWh
Maret 2016 : Rp1.355/kWh.

Golongan tarif yang masuk kelompok ini:
1. Rumah tangga kecil R1/1.300 VA
2. Rumah tangga kecil R1/2.200 VA
3. Rumah tangga sedang R2/3.500-5.500 VA
4. Rumah tangga besar R3/6.600 VA ke atas
5. Bisnis menengah B2/6.600 VA-200 kVA
6. Pemerintah sedang P1/6.600 VA-200 kVA
7. Penerangan Jalan P3.

Tarif Listrik Konsumen Tegangan Menengah:
Februari 2016: Rp.1071/kWh
Maret 2016 : Rp1.042/kWh
Golongan tarif yang masuk kelompok ini:
1. Bisnis besar B3/di atas 200 kVA
2. Industri menengah I3/di atas 200 kVA
‎3. Pemerintah besar P2/ di atas 200 kVA

Tarif Listrik Konsumen Tegangan Tinggi‎:
Februari 2016: Rp959/kWh
Maret 2016 : Rp933/kWh
Golongan tarif yang masuk kelompok ini:
1. Industri skala besar I4/di atas 30 MVA.

Tarif Listrik Konsumen Layanan Khusus (Termasuk Layanan Premium)‎:
Februari 2016: Rp1.573/kWh
Maret 2016 : Rp1.532/kWh
Golongan tarif yang masuk kelompok ini:
1. Layanan Khusus L di TR/TM/TT.

“Semakin rendahnya tarif listrik bagi industri dan bisnis skala menengah dan besar ini tentunya diharapkan berdampak positip bagi meningkatnya daya saing industri terhadap produk impor, dan semakin bergairahnya dunia usaha,” tandasnya.

Namun ada yang naik, apa itu ? Ternyata beberapa bagian kebijakan pemerintah menyangkut rakyat juga ada yang naik yakni tarif tol, dan Airport tax (pajak bandara) (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *